Korban Penembakan di Cipendawa Ceritakan Kronologi Peristiwa

Korban penembakan, Hary, terbaring di RSUD Kabupaten Bekasi, Cibitung, Rabu (11/4/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Korban penembakan, Hary, terbaring di RSUD Kabupaten Bekasi, Cibitung, Rabu (11/4/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

KORBAN penembakan pria misterius di Cipendawa, Bekasi Timur, Hary Riyadi (18), telah menjalani operasi di RSUD Kabupaten Bekasi, kemarin, 10 April 2018.

Korban dirawat di ruang Shasta 8, lantai 4. Dia menjalani operasi tulang yang patah dihantam timah panas.

Korban yang tengah terbaring menjelaskan kronologi penembakan itu, saat itu ia berpapasan dengan pengguna mobil yang ia tak ketahui jenisnya.

“Itu di lampu merah. Dia tegor dari dalem mobil, ‘kenapa?!’ Kata dia, saya bales jawab ‘Kenapa Bang?'” jelasnya kepada gobekasi, Rabu (11/4/2018).

Saat lampu kembali hijau, korban yang dibonceng temannya pun jalan. Mobil juga berjalan ke arah yang berlawanan.

Ternyata, tanpa sepengetahuan korban, mobil itu berbalik arah dan dengan kecepatan tinggi mendahului korban lalu berusaha mencegatnya.

“Temen saya panik, dia belokin motor sambil. Terus dia (pelaku) turun dari mobil dan bilang ‘Anjing!’. Tau-tau ada suara tembakan dan saya kena,” ucapnya lemas.

Korban pun langsung meminta temannya mengantar ke rumah sakit. Ia mengaku tak menengok lagi ke belakang usai ditembak.

Kumpulan berita ini di #PenembakanCipendawa

“Saya juga gak tau kenapa dikejar. Saya juga gak tau dia pake mobil apa sama orangnya gimana,” jelasnya.

Luka tembakan melubangi betis kiri korban. Tulangnya patah akibat tembakan itu (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …