Begal dan Penadah Diringkus Bersamaan

ilustrasi seseorang sedang di borgol

ilustrasi seseorang sedang di borgol

DUA begal sekaligus seorang penadah sepeda motor curian ditangkap polisi di rumah kontrakannya di daerah Jati Asih, Senin (10/4/2018) siang kemarin.

Tersangka, Fauzi Irwansyah (23), AM (17) dan Agus Setiawan (28) ditangkap tanpa perlawanan di Kampung Cakung RT 05/03, Kelurahan Jatisari, Kecamatam Jatiasih.

Kepala Kepolisian Sektor Jatiasih Komisaris Ili Anas mengatakan, polisi masih memburu satu tersangka lagi bernama Tirai.

Menurut dia, tersangka Fauzi, AM dan Tirai mencuri sepeda motor korban Fahri Ramadhan (20) dengan kekerasan. Sementara pelaku Agus berperan sebagai perantara barang curian.

Saat korban melintas dengan sepeda motor Honda Vario B 6454 KOD di Kampung Pedurenan RT 02/05, Jatiluhur, Jatiasih, Kota Bekasi pada Senin (2/4/2018) dini hari, tiba-tiba dia dipepet oleh tiga tersangka sampai terjatuh.

“Ketiga tersangka datang berboncengan menggunakan satu sepeda motor,” kata Ili pada Rabu (11/4/2018).

Ili mengatakan, saat korban hendak menanyakan maksud para pelaku, tiba-tiba mereka langsung mengeroyok Fahri dengan tangan kosong. Fahri tidak mampu melawan karena jumlahnya tidak seimbang.

“Melihat korban tidak berdaya, mereka langsung membawa kabur motor korban,” ujar Ili.

Mendengar suara kegaduhan tersebut, kata dia, warga sekitar bergegas menolong Fahri ke rumah sakit terdekat. Penyidik kemudian mendatangi rumah sakit untuk menggali keterangan korban.

“Saat penyelidikan sedang berlangsung, anggota mendapat informasi adanya seorang pemuda bernama Agus yang hendak menjual suku cadang motor Vario dengan cara dioplos dari kendaraan,” kata Ili.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Jatiasih AKP Umar Wirahadikusumah menambahkan, penyidik kemudian menelusuri laporan masyarakat itu dengan mendatangi rumah Agus.

Rupanya, sepeda motor korban sudah dipreteli di bengkel motor milik Chairul, warga setempat.

“Anggota mendapati sebuah motor dalam kondisi brondol atau tidak mengenakan body kendaraan. Di sisi lain pelat kendaraannya juga tidak ada,” katanya.

Kepada penyidik, Agus mengaku telah mendapatkan motor curian itu dari tiga tersangka lainnya.

Berbekal informasi itu, penyidik mengamankan Fauzi dan AM, sedangkan Tirai berhasil kabur.

“Kami sudah mengidentifikasi ciri-ciri dan latarbelakang keluarga Tirai, secepatnya akan kami tangkap,” ujarnya.

Berdasarkan penyelidikan sementara, para pelaku baru pertama kali mencuri motor dengan kekerasan.

Motifnya untuk kesenangan semata karena uang hasil penjualan motor bakal digunakan untuk berfoya-foya.

“Suku cadang dijual per satuan dengan harga dari Rp50 ribu sampai Rp 300 ribu,” katanya.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds