Soal Kalimat ‘Azan Tidak Suci’, Begini Penjelasan Ade Armando

BERBALAS posting antara Ade Armando dan Damin Sada masih terjadi hingga Senin (9/4/2018) pagi.

Ade Armando mem-posting 2 kali. Pertama soal argumentasi terhadap kalimat azan yang tidak suci, kemudian lanjutan ajakan diskusi yang dilontarkan Damin Sada.

Bung Damin Sada.
Anda mau diskusi dengan saya, silahkan.
Seperti yang saya tulis, Anda saja tentukan tempatnya.
Saya hanya minta di daerah Menteng.
Kalau maunya di kantor polisi, ya silahkan atur.
Anda yang mengundang, Anda yang mengatur.,” ketik Ade Armando.

Mengenai kalimat ‘azan tidak suci’, Ade menjelaskan panjang lebar sambil mengunggah posting pada tanggal 4 April itu.

Posting itu yang memancing reaksi Damin Sada dan berlanjut menjadi ajakan diskusi terbuka.

Ade Armando pun bersedia berdiskusi dengan Damin Sada. Ia menjawab itu kemarin, 8 April 2018, dengan mengajukan persyaratan lokasi berada di Menteng atau sekitarnya.

Berikut argumen Ade Armando soal azan yang tidak suci:

SOAL AZAN YANG TIDAK SUCI

Gara-gara saya menulis bahwa ‘azan itu tidak suci’, saya dihujat kanan-kiri.

Ada yang mau bikin perhitungan. Ada yang bilang saya menodai Islam. Ada yang berdoa agar Allah melaknat saya. Ada yang bilang, darah saya halal.

Reaksi negatif semacam ini, menurut saya, mencerminkan kekurangpengetahuan tentang Islam. Kalau saja teman-teman yang protes ini menyempatkan waktu belajar kembali tentang Islam dan sejarah Islam, mereka tentu tidak perlu marah-marah.

Begini lho.

Apa sih yang dalam Islam dipandang suci? Allah jelas Maha Suci. Al Quran jelas suci karena merupakan kumpulan ayat-ayat Allah. Tapi azan?

Azan seperti yang kita kenal saat ini bukanlah perintah Allah.

Bacalah sejarahnya.

Praktek azan dimulai pada tahun ke-2 Hijriah. Ini dimulai dengan musyawarah antara Nabi Muhammad dan para sahabat tentang apa cara terbaik untuk memberitahu umat Islam bahwa sudah tiba waktu shalat. Harap catat, saat itu tidak ada jam.

Ada beberapa ide dikemukakan sahabat. Ada yang bilang, kibarkan saja bendera. Ada yang mengusulkan, tiup terompet. Ada pula ide membunyikan lonceng. Ada yang menyarankan, menyalakan api. Tapi akhirnya yang dipilih adalah memanggil orang shalat dengan mengumandangkan azan seperti yang kita kenal sekarang ini.

Jadi ini adalah hasil kesepakatan Nabi dan para sahabat.

Dan format azan itu sendiri juga bukan berasal dari wahyu Allah, melainkan berdasarkan mimpi seorang sahabat bernama Abdullah bin Zaid (menurut kisah Abu Dawud). Ia mengatakan bahwa ia bermimpi bertemu dengan seorang pria yang mengajarinya mengumandangkan azan. Mimpi itu disetujui oleh nabi Muhammad.

Menurut saya, kisah ini bisa sangat membantu kita memahami bahwa azan itu bukanlah hal yang sakral karena hakekatnya adalah cara untuk menyatakan waktu shalat sudah tiba. Sebuah penanda waktu.

Karena itulah, di Universitas Indonesia misalnya, kuliah atau diskusi akan jalan terus walaupun terdengar azan. Karena itu pula, mayoritas umat Islam saat ini sudah tidak merasa perlu menunggu kumandang azan untuk tahu apakah waktu shalat sudah tiba, karena sudah ada jam sebagai penanda waktu.

Karena itu juga, muazin (mereka yang mengumandangkan azan) tidak selalu merdu mengumandangkan azan, karena kemerduan suara bukan prasyarat mutlak untuk menjadi muazin.

Jadi begitulah. Hakekatnya, azan itu adalah seruan untuk menyatakan waktu shalat sudah tiba sekaligus mengajak orang untuk shalat. Kumandang azan pun tidak selalu merdu, karena hakekatnya memang tidak berurusan dengan estetika. Mau dibaca datar-datar saja juga boleh. Tidak ada yang melarang.

Jadi begitu ya. Menurut apa yang saya pelajari, azan itu tidak suci. Kalau Anda tidak setuju silahkan dan ajukan argumentasi Anda.



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …