Dewan Transportasi Kota Bekasi Dukung Pembatalan Perluasan Ganjil Genap

Ganjil-genap Tol Jakarta Cikampek, Senin (12/3/2018). (Foto: Ist)

Ganjil-genap Tol Jakarta Cikampek, Senin (12/3/2018). (Foto: Ist)

DEWAN Transportasi Kota Bekasi (DTKB), mendukung penuh pembatalan perluasan sistem ganjil genap di ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemertrian Perhubungan.

Ketua DTKB, Harun Alrasyid mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan perluasan ganjil genap urung dilakukan.
Salah satunya lalu lintas kendaraan di ruas tol Jakarta Cikampek mulai terkendali.

“Memang perluasan itu baru sebatas wacana. Karena ganjil genap di Bekasi Barat dan Timur sudah efektif itu yang menjadi alasan tidak jadinya diperluas,” katanya, Senin (9/4/2018).

Harun mengaku, sejauh ini warga Kota Bekasi mengharapkan adanya perluasan ganjil genap guna mengedapkan azas keadilan. Karena, mereka beranggapan hanya Kota Bekasi pembatasan kendaraan.

“Persoalan keadilan saja, warga menilainya seperti itu. Karena bukan Kota Bekasi saja yang memadati ruas tol,” tandasnya.

BPTJ awalnya akan memperluas sistem ganjil genap. implementasi ini bakal diperluas di gerbang tol Pondokgede, Cikunir I dan Cikunir III.

Memang, berdasarkan data dari Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek, sempat terjadi kenaikan volume kendaraan golongan I selama lima hari pelaksanaan tiga paket kebijakan itu di gerbang tol lain.

Seperti di Cikunir I dari 646 kendaraan menjadi 1.107 kendaraan, Cikunir III dari 583 kendaraan menjadi 1.327 kendaraan, lalu Tambun dari 10.013 menjadi 14.667 kendaraan.

Meski volumenya naik, tetapi tidak terjadi kepadatan di ruas tol tersebut.

Jumlah ini menunjukkan pengendara golongan I beralih rute. Mereka yang awalnya masuk lewat gerbang Bekasi Timur beralih ke Tambun.

Sedangkan yang biasanya di Bekasi Barat beralih ke Cikunir II dan III. (kub/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …