Miras Oplosan Perenggut 7 Nyawa Itu Dijual Rp15 Ribu Sebungkus

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari mendatangi lokasi kejadian. Foto: Istimewa/Gobekasi

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Suwari mendatangi lokasi kejadian. Foto: Istimewa/Gobekasi

MINUMAN keras atau miras oplosan yang merenggut 7 nyawa orang lain dijual murah meriah. Sebungkus plastik, miras maut itu hanya dibanderol Rp15 ribu.

“Kami jual Rp15 ribu per kantung. Saya belanja harganya Rp10 ribu,” ujar Ugi si pengedar miras oplosan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (5/4/2018).

Ugi mengaku, dirinya tidak mencampuri miras yang telah di belinya dari Bewok, pengusaha miras Gang Tape, Jalan Swatantra 5, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, yang saat ini menjadi buronan polisi.

“Saya beli dari Bewok itu langsung saya jual ke konsumen, tidak saya campur lagi dengan apa-apa,” akunya.

Ugi menuturkan jika dirinya baru menjual barang haram tersebut selama 6 bulan lamanya. Terlepas statusnya menjadi seorang juru parkir.

“Iya baru 6 bulan saya jualan, tadinya saya tukang parkir. Saya kalau belanja itu paling sebanyak 60 kantung miras dalam satu hari, itupun tidak habis,” tuturnya.

Kini, Ugi harus mempertanggung jawabkan hasil penjualannnya itu lantaran telah merenggut 3 nyawa warga Pondok Gede dari kiosnya yaitu,  Toko Jamu air Mancur Jalan Raya Jatimekar RT 02/12 No.22 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.

Ugi bersama rekannya Doni sebagai peracik miras, terancam sanksi pidana 204 KUHP tentang memberikan barang atau makanan dan minuman yang membahayakan sampai meninggal dunia kepad orang lain. Serta undang-undang kesehatan.

Seperti diketahui, korban tewas saat ini berjumlah 7 orang dari 3 lokasi. 

Tempat kejadian pertama berada di Jalan Cempaka II RT 03/01, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede.

Kedua berada di salah satu kontrakan di Jakasetia, Kecamatan Bekasi Selatan. Ketiga di depan Kecamatan Bekasi Selatan.

Korban tewas bernama M. Ridwan, Arifin, Abi Abustian di lokasi Pondok Gede. 4 lainnya berada di Bekasi Selatan yaitu, Anisa Adilah, Bernik Adean, Adiansyah dan Supriyo.

“Di lokasi pertama para korban minun 6 kantung plastik miras oplosan dengan membeli Rp100 ribu, lokasi Bekasi Selatan masing-masing membeli Rp40 ribu,” tukas Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto. (kub/gob)



loading...

Feeds