Korban Tewas Miras Oplosan di Bekasi Jadi 7 Orang

Polisi di hadapan barang bukti miras oplosan, Rabu (4/4/2018). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Polisi di hadapan barang bukti miras oplosan, Rabu (4/4/2018). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

KORBAN tewas usai menenggak minuman keras atau miras oplosan bertambah. Semula korban hanya 2 orang. Kini bertambah menjadi 7 orang. Artinya, ada 5 korban baru yang tewas akibat miras oplosan.

Tempat kejadian pertama berada di Jalan Cempaka II RT 03/01, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Minggu (1/4/2018) lalu. Korban tewas 2 orang atas nama M.Ridwan (27) dan Arifin (31).

“Abi Abustian (28), rekanya yang kritis tadi pagi meninggal dunia di rumah sakit. Di pondok Gede, ada 6 orang yang minum miras oplosan, yang lain selamat,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Kamis (5/4/2018).

Indarto mengaku telah mendapat kabar. Rupanya, terdapat 4 orang lain yang tewas akibat menenggak miras oplosan di Bekasi Selatan.

“Lokasinya berbeda. Ada 2 kelompok yang membeli minuman, 3 berada di salah satu kontrakan di Jakasatia tewas semua, dan 3 orang minum di depan Kecamatan Bekasi Selatan, hanya satu yang tewas,” ungkap dia.

Salah satu korban yang tewas di Bekasi Selatan merupakan seorang perempuan. Usia mereka masih tergolong remaja.

“Korban adalah Anisa Adilah, Bernik Adean dan Adiansyah di kontrakan Jakasetia. Satu korban yang tewas di depan kecamatan bernama Supriyo,” jelasnya.

Rupanya, sambung Indarto, semua korban miras oplosan memberi di toko jamu dari satu titik gudang yang sama di wilayah Jatiasih.

Sat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota yang dipimpin AKBP Dedi Supriyadi juga telah menggerebek lokasi peracikan miras oplosan Gang Tape, Jalan Swatantra 5, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Rabu (23/3/2018) malam. (kub/gob)



loading...

Feeds