Komposisi Miras Oplosan ‘Maut’ Sungguh Mengerikan

Polisi di hadapan barang bukti miras oplosan, Rabu (4/4/2018). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Polisi di hadapan barang bukti miras oplosan, Rabu (4/4/2018). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

KEPOLISIAN Resor Metro Bekasi Kota racikan minuman keras atau miras oplosan yang merenggut 7 nyawa warga Kota Bekasi.

Rupanya, terdapat ramuan jamu mulai dari obat sakit gigi sampai obat kuat seks pria.

“Yang kita amankan adalah whiskey, sirup, obat asam urat, extrajos, obat kuat. Itu masih diduga campuran dalam miras opolsan itu,” kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, Kamis (5/4/2018).

Meski demikin, saat ini petugas masih mendalami isi dalam kandungan miras oplosan itu. 

“Ada korban yang sudah diotoposi, sekarang masih di lab, hasilnya nanti kita buktikan, apakah semua barang bukti ini dicampur dalam minuman itu atau bukan,” jelasnya.

Soalnya, dari pengakuan tersangka Ugi, tidak mengaku telah meracik kembali miras yang telah dibeli dari Bewok di Gang Tape, Jalan Swatantra 5, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.

“Iya, tersangka masih tidak mangku telah mencampuri, tunggu hasilnya nanti dari lab yah,” tegas Indarto.

Polisi telah menangkap tersangka Ugi alias Ompong sebagai pengecer miras oplosan dan Doni sebagai perakit. 

Ugi dan Doni ditangkap petugas di Toko Jamu air Mancur Jalan Raya Jatimekar RT 02/12 No.22 Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih.

Sementara, Bewok berhasil melarikan diri saat petugas menggerebek ladang usahanya di Gang Tape, Jalan Swatantra 5, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Rabu (23/3/2018) malam. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …