21 Reklame di Jalan KH Noer Ali Bakal Ditebang

PROSES PENGERJAAN: Seorang pekerja proyek pembangunan Tol Becakayu masih terlihat bekerja meski sudah menjelang malam hari.OKE/RADAR BEKASI

PROSES PENGERJAAN: Seorang pekerja proyek pembangunan Tol Becakayu masih terlihat bekerja meski sudah menjelang malam hari.OKE/RADAR BEKASI

PEMERINTAH Kota Bekasi bakal menebang 21 reklame milik perusahaan swasta yang berada di Jalan KH. Noer Ali. Soalnya, pembangunan jalan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) sudah masuk dalam pengerjaan seksi II yang mana dari Jakasampurna-Tambun.

Kepala Seksi Ruang Milik Jalan pada Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Arief Fadillah, mengatakan jika alasan pemerintah menebang lantaran keberadaan reklame menganggu pengerjaan jalan tol layang Becakayu.

“Papan iklan tersebut menghalangi pembangunan seksi II ruas jalan tol layang Becakayu dari Jakasampurna hingga Tambun, sehingga harus ditebang,” kata Arief, Rabu (4/4/2018).

Arief mengungkapkan, sebelumnya petugas telah membongkar satu billboard di ruas Jalan Raya Caman. Sementara tiga billboard dan satu reklame di ruas Jakarta Outer Ring Road (JORR)-Galaxi bakal diturunkan pada Rabu (4/4/2018) sore.

Kemudian sembilan billboard dan empat bando (reklame yang membentangi jalan) di ruas Galaxi-Jalan Ahmad Yani akan diturunkan menyesuaikan pembangunan fisik tol Becakayu. Sementara sisa reklame yang bakal dibongkar, masih menunggu rencana pembangunan tol selanjutnya oleh pemerintah pusat.

“Untuk papan reklame besar di kedua jalan tersebut mulai ditebang pada akhir Mei 2018 bersamaan dengan dimulainya pembangunan di sepanjang Jalan Kalimalang,” jelasnya.

Arief memastikan pemerintah tidak akan mengeluarkan ganti rugi terhadap reklame yang dibongkar. Reklame dibongkar atas konsekuensi swasta yang mendirikan papan iklan di lahan milik negara.

“Bila sewaktu-waktu dibutuhkan, maka reklame yang sudah berdiri itu akan diturunkan dan menjadi risiko mereka,” kata Arief.

Meski berdiri di lahan milik negara, tetapi mereka tetap mengantongi izin. Caranya mereka mengajukan permohonan ke bagian Seksi Ruang Milik Jalan Dinas BMSDA Kota Bekasi. Permohonan itu kemudian direkomendasikan ke Bidang Pengawasan dan Pengendalian Bangunan.

“Setelah disetujui, baru mengajukan izin mendirikan bangunan berikut membayar retribusi,” kata Arief.

Tol Becakayu terdiri atas dua seksi yaitu Seksi I Casablanka-Jakasampurna sepanjang 11 kilometer dan Seksi II Jakasampurna-Duren Jaya sepanjang 10,04 kilometer.

Adapun ruas tol yang bisa dipakai yakni Seksi 1B dan 1C sepanjang 8,26 kilometer yang terbentang dari Cipinang Melayu-Pangkalan Jati-Jakasampurna sejak awal November 2017.

Ruas Jakasampurna-Jalan Ahmad Yani kini sedang dibangun, ditargetkan rampung pada April tahun depan.

Sedangkan untuk pembangunan seksi 2 dari Jatisampurna sampai Bekasi Timur sejauh 9,2 kilometer baru akan dimulai pada tahun ini. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …