Pelaku Penodongan Senjata Api di Tol, Pernah Mendaftar Jadi Polisi

Rumah pelaku penodongan senjata api TI di Perumahan Pondok Tanah Mas, Cibitung, Selasa (4/3/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

Rumah pelaku penodongan senjata api TI di Perumahan Pondok Tanah Mas, Cibitung, Selasa (4/3/2018). (Foto: Andi Saddam/GoBekasi)

PELAKU penodongan senjata api jenis revolver dari balik mobil Toyota Fortuner bernopol B 1090 FCY di Tol Dalam Kota pada 29 Maret 2018, Teza Irawan ‘TI’ (24), ternyata merupakan warga Perumahan Pondok Tanah Mas, Blok D6, RT 003 RW 27, Wanasari, Kecamatan Cibitung.

Istri Ketua RT setempat Rohani, menjelaskan, dirinya tak terlalu mengetahui tentang TI secara lebih lanjut. Menurutnya TI anak muda yang ramah dan kerap menegurnya kala bertemu.

“Anaknya diem kok, gak banyak ulah. Dia juga tidak pernah bikin ulah di sini. Makanya saya begitu tahu kabar itu saya kaget,” katanya saat ditemui Selasa (3/4/2018).

Setahu Rohani, orang tua TI pedagang atribut dan seragam kepolisian dan TNI di Pasar Senen. TI merupakan anak terakhir dari 3 bersaudara.

Setahu Rohani, TI pernah mendaftar sebagai anggota kepolisian tapi belum berhasil.

“Soal senjata api itu saya enggak tahu. Paling ngeliat dia nganterin ibunya,” katanya.

Pada hari kejadian, unit mobil Toyota Fortuner B 1090 FCY warna hitam yang dikendarai TI melaju ugal-ugalan dan menyalakan lampu strobo.

Ketika mobil melintas di depan Rumah Sakit Dharmais, Jakarta Barat, mobil tersebut berhenti dan mengeluarkan senjata jenis revolver dari jendela karena ingin mendahului dan memotong antrean keluar tol.

Pelaku terjerat Pasal 1 Ayat 1 UU RI Nomor 12 Tahun 1951 karena telah menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, menyembunyikan suatu senjata api berikut amunisi.

Berdasarkan pantauan gobekasi.pojoksatu.id, rumah pelaku tampak sepi dan tidak ada aktivitas. Menurut keterangan warga setempat, orang tua pelaku berdagang di Senen, pergi sejak pagi dan pulang malam hari. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …