Go-Food Komitmen Dukung UMKM

MC, Marketing Manager Go- food 
Marsela Renata, VP Operation and Business Development GO-FOOD Festival,Brata Santoso, dan Owner Bakso Mukidi Bekasi dalam kegiatan Presconfrence Go-Food Festifal.

MC, Marketing Manager Go- food Marsela Renata, VP Operation and Business Development GO-FOOD Festival,Brata Santoso, dan Owner Bakso Mukidi Bekasi dalam kegiatan Presconfrence Go-Food Festifal.

GO-FOOD sebagai layanan pesan-antar makanan dalam aplikasi Go-Jek menegaskan komitmennya mendukung usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kuliner untuk meningkatkan skala bisnisnya melalui Go-Food Festifal. Hal tersebut disampaiakan oleh VP Operation and Business Development GO-FOOD Festival, Brata Santoso.

Dirinya mengatakan, dalam Go-Food Festival Bekasi, akan hadir 30 merchant terbaik untuk menyajikan produk kuliner mereka dari 8 Maret hingga 8 September 2018.

“Kami ingin merangkul lebih banyak lagi pelaku UMKM kuliner untuk bergabung dalam festival ini. Saat ini, lebih dari 7O persen merchant partner Go-food merupakan pengusaha kuliner yang masuk kategori pengusaha kecil dan menengah, sehingga tantangan pendanaan serta networking menjadi fokus untuk mereka Ialui. Oleh karena itu, Go-food serta Go-Food Festival hadir untuk menjembatani UMKM,” paparnya Senin (2/4/2018).

Bukan hanya itu, lanjut dia pergelaran Go-Food Festival adalah bentuk apresiasi terhadap tingginya minat pengusaha merchant untuk tumbuh besar bersama memajukan UMKM kuliner indonesia melalui kemitraan yang telah terbangun selama ini.

Dirinya juga memaparkan bahwa selama ‘ini calon pelaku UMKM kuliner selalu terhambat dalam memulai bisnis kuliner mereka karena pemikiran bahwa mereka harus memiliki modal yang besar serta karyawan yang banyak.

“Oleh karena itu, pihaknya juga membantu untuk memberikan akses yang selebar-lebarnya kepada mereka yang ingin berinovasi kuliner tanpa modal yang besar,” katanya.

Brata melanjutkan, Go-Food Festival menggunakan konsep food court atau pujasera (pusat iajanan serba ada) di mana para pengusaha UMKM dapat menawarkan produk kulinernya.

“Yang berbeda dengan konsep food court pada umumnya, para pengusaha tidak perlu menyiapkan dana besar di muka untuk biaya sewa booth dan jasa pelayan. Kami juga akan menyiapkan seluruh kebutuhan peralatan masak yang biasanya juga cukup mahal bagi para pebisnis mikro,” ujarnya.

Sementara itu, Marketing Manager Go- food Marsela Renata menambahkan, saat ini, lebih dari 80 persen mitra merchant Go-food merupakan pengusaha kuliner yang masuk kategori pengusaha kecil dan menengah. Di mana, rata-rata transaksi mereka meningkat 2,5 kali sejak bergabung dengan Go-Food.

“Ada beberapa kunci penting yang membedakan Go-Food dengan Iayanan pesan antar makan lainnya. Seperti, pilihan merchant dan menu yang banyak serta ketersediaan Go-Food di 50 kota Indonesia,” jelasnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …