Ratusan Mitra Uber di Kota Bekasi Pilih Bergabung dengan Go-Jek Ketimbang Grab

Pengemudi Uber berbondong-bondong melamar ke Kantor Go-Jek di Jatiwaringin, Pondok Gede, Senin (2/4/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Pengemudi Uber berbondong-bondong melamar ke Kantor Go-Jek di Jatiwaringin, Pondok Gede, Senin (2/4/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

RATUSAN mitra Uber di Kota Bekasi memilih untuk mendaftar menjadi mitra Go-Jek ketimbang bergabung dan menjadi mitra Grab yang telah mengakuisisi Uber.

Seperti yang terjadi di Kota Bekasi, ratusan mitra Uber berbondong-bondong mendaftarkan diri mereka ke Kantor Go-Jek di Jalan Jatiwaribgin, Kecamatan Pondok Gede, Senin (2/4/2018).

Seorang pengemudi Uber, Sulaeman (26), menyampaikan bahwa mereka memilih menjadi mitra Go-Jek karena persyaratannya lebih mudah ketimbang Grab.

“Tinggal bawa STNK, KTP, KK kalau KTP rusak atau hilang. Setelah itu daftar, lalu dapat jaket dan helm,” ucap Sule panggilan karibnya, Senin (2/4/2018).

Pengemudi lainnya, Karisma (24), menyampaikan bahwa meski Uber diakuisisi Grab, pengemudi tak serta merta menjadi pengemudi Grab.

Para pengemudi Uber harus mendaftar lagi kemudian menjalani serangkaian tes.

“Jadi meski diakuisisi Grab, tapi tidak dengan mitra-mitra Uber. Kita tetap harus daftar, mengikuti tes berkendara atau safety riding dan bisa saja gagal. Bukan menganggap tes tidak penting, tapi setidaknya itu bisa dilakukan setelah kita diterima,” papar Karisma.

Seperti diketahui, Uber akan menghentikan layanannya di Indonesia terhitung 8 April 2018. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …