Hari Pertama Masuk Kerja, Puluhan ASN Kota Bekasi Bolos, Siap-Siap Disanksi

Pjs Walikota Bekasi memimpin aple pagi dan memeberikan arahan kepada ribuan ASN dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Senin (19/2/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

Pjs Walikota Bekasi memimpin aple pagi dan memeberikan arahan kepada ribuan ASN dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi, Senin (19/2/2018). Foto: Istimewa/Gobekasi

PULUHAN Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota Bekasi, bolos kerja di hari pertama masuk pascamenjalni libur panjang Paskah 2018, Senin (2/4/2018).

“Ada 43 orang yang bolos kerja dari jumlah ASN sebanyak 2.600,” kata Asisten Daerah III Bidang Administrasi Umum Kota,Bekasi Dadang Hidayat di Bekasi.

Menurut dia, puluhan ASN itu tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas dari tanggung jawabnya sebagai pelayan publik.

Namun demikian, Dadang melihat jumlah itu masih dalam taraf kewajaran sesuai dengan rutinitas apel Senin pagi di Lapangan Upacara Pemkot Bekasi Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Bekasi Selatan.

“Karena memang hari biasa kisaran pesertanya sejumlah itu,” katanya.

Dadang meminta Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kota Bekasi untuk mendalami laporan 43 ASN yang bolos tersebut.

“Sanksinya ada pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Jumlahnya akan dikurangi,” katanya.

Namun sanksi tersebut, kata dia, tidak berlaku bagi ASN yang saat ini tengah menjalani tugas dinas luar daerah atau yang menjalani shift kerja malam.

“Memang ada beberapa petugas Dishub atau Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang bekerja pada malam hari, sehingga pagi harinya mereka istirahat,” tandasnya. (adv/hms/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …