PLTSa Diharapakan Bisa Pecahkan Masalah Sampah

PLTSa Bantargebang

PLTSa Bantargebang

MASALAH sampah yang tidak ada habisnya barang tentu menjadi perhatian serius pemerintah. Berbagai upaya dilakukan supaya bisa efektif dalam pengolahan sampah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

“Sudah tiga tahun terakhir kita menangani permasalahan sampah ini dan sebuah langkah besar ketika sampah itu tidak hanya ditangani, tetapi digunakan untuk manfaat yang lainnya. Dalam hal ini bisa dijadikan listrik,” ujar Deputi Bidang Teknologi Informasi, Energi, dan Material BPPT, Hammam Riza, belum lama ini.

Ia menegaskan, meski masih banyak yang mempertanyakan efektivitas teknologi ini dalam mengurangi sampah dan manfaat lainnya, tapi yang terpenting pemerintah harus segera merealisasikan PLTSa.

“Paling penting dari sisi pemerintah pusat adalah semua pihak telah setuju sampah harus ditangani. Namun, dalam perjalanannya kita juga harus memerhatikan sampah ini banyak dimana-mana, maka kita harus cepat menghilangkannya. Jadi mohon didukung, kita berharap banyak terhadap prototipe ini agar dapat mengurangi masalah lingkungan,” bebernya.

Selain itu kata dia, jika teknologi ini berhasil, maka negara bisa mewujudkan target untuk mengefisiensikan angaran.

“Tadi juga menarik, prototipe ini bisa mengolah sebanyak 50 ton dengan menghasilkan listrik, ini akan memperbaiki tingkat ekonomi. Kalau memang bisa sedikit syaratnya dan lebih murah biayanya, tentu BPPT akan lebih hebat daripada penyedia-penyedia teknologi yang lain,” tukasnya.

Selain itu, Hammam pun juga mengapresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi yang dinilai konsisten untuk bekerja sama dengan pemerintah pusat. Salah satunya dengan memberi lahan bagi distribusi sampah-sampah ibu kota.

“Pemerintah Kota Bekasi juga sudah sangat luarbiasa, daripada mempertahankan kewenangan kewilayahan masing-masing tapi sudah bisa berbagi peran dan sumberdaya. Saya rasa ini juga jadi contoh yang baik,” kata Hammam.

Disisi lain, Kepala BPPT, Unggul Priyanto berharap agar pembangunan pilot project PLTSa ini dapat diselesaikan dalam satu tahun ini. Unggul meminta komitmen tinggi dari berbagai pihak, kendati bila sukses proyek bisa terus dikembangkan.

“Dengan demikian apabila ke depan pilot project ini betul-betul bisa dijadikan model, nanti bisa dikembangkan lebih lanjut,” singkat Unggul. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …