Menhub Turunkan Tarif Bus Transjabodetabek

Menhub Budi Karya (kanan) menjajal bus premium transjabodetabek Jakarta-Bekasi, Selasa (19/09/2017). Foto: Aditya/GoBekasi

Menhub Budi Karya (kanan) menjajal bus premium transjabodetabek Jakarta-Bekasi, Selasa (19/09/2017). Foto: Aditya/GoBekasi

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi tengah menyusun strategi ulang dalam paket kebijakan pemberlakukan ganjil-genap di Gerbang Tol Bekasi Timur dan Barat.

Budi mengatakan, strategi yang disusun di antaranya penurunan tarif bus Transjabodetabek dari Rp20 ribu menjadi Rp10 ribu per orang.

Lalu tarif parkir kendaraan penumpang di Mega Bekasi City Kecamatan Bekasi Selatan dan kawasan Light Rail Transit (LRT) City Kecamatan Bekasi Timur dikurangi.

Tarif yang awalnya Rp10 per kendaraan, menjadi Rp5 ribu. Tarif berlaku demikian, asalkan penumpang menunjukkan tiket bus Transjabodetabek Premium saat bertransaksi di loket parkir.

“Jadi harapannya okupansi bus naik, karena dari ke kota ke kota lain masyarakat lebih bagus naik bus daripada kendaraan pribadi,” kata Budi dalam jumpa pers kemarin di Mega Hypermal, Bekasi Selatan, Minggu (19/3/2018).

Penyusunan strategi ulang itu lantaran  kebijakan untuk mengedukasi masyarakat agar beralih ke angkutan massa ini belum memuaskan.

Saat ini peningkatan penumpang baru mencapai 30 persen dari 48 armada bus yang disediakan pemerintah dengan menggandeng perusahaan otobus (PO).

Kementerian Perhubungan mengeluarkan tiga paket kebijakan di ruas tol Jakarta Cikampek melalui Permenhub Nomor 99 tahun 2018 dan Permenhub Nomor 18 tahun 2018.

Ketiga paket kebijakan ini adalah aturan ganjil-genap pelat kendaraan bagi golongan I di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta.

Pembuatan jalur khusus angkutan bus di bahu jalan tol, dan pembatasan jam operasional kendaraan barang (dua arah) pada golongan III, IV dan V.

Ketiga paket kebijakan ini berlaku mulai 12 Maret 2018 setiap hari kerja, Senin-Jumat dari pukul 06.00 WIB-09.00 WIB. Sementara akhir pekan dan libur nasional ditiadakan.

Kini diakuinya, kepadatan kendaraan dari arah Cikampek dan Bekasi menuju Jakarta pada pukul 06.00 WIB-09.00 WIB berkurang.

“Khusus penerapan ganjil-genap bagi kendaraan golongan I mengalami penurunan hingga 36 persen atau 14.715 kendaraan,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …