Kendaraan di Tol Japek Alami Penurunan Hingga 36 Persen

Suasana ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada hari pertama penerapan ganjil-genap di Tol Bekasi Barat dan Timur, Senin (12/3/2018). (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

Suasana ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek pada hari pertama penerapan ganjil-genap di Tol Bekasi Barat dan Timur, Senin (12/3/2018). (Foto: Yurizkha Aditya/GoBekasi)

KEPADATAN kendaraan dari arah Cikampek dan Bekasi menuju Jakarta pada pukul 06.00 WIB-09.00 WIB berkurang.

“Khusus penerapan ganjil-genap bagi kendaraan golongan I mengalami penurunan hingga 36 persen atau 14.715 kendaraan,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menurutnya, penerapan tiga paket kebijakan di ruas tol Jakarta-Cikampek (Japek) gerbang tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat berjalan sesuai rencana.

Budi mencatat, jumlah lalu lintas kendaraan truk atau golongan III, IV dan V juga berkurang hingga 61 persen.

Pengendara truk menyiasatinya dengan berangkat di luar jadwal yang ditetapkan yakni, lebih pagi atau berangkat lebih siang.

Karena jumlah kendaraan semakin turun, maka laju kecepatan di sana juga naik hingga 22 persen.

Kecepatan rata-rata yang awalnya menuju Jakarta sebesar 59,20 km/jam, naik menjadi 72,39 km/ jam.

Lalu arah Cikampek yang awalnya 57,07 km/jam, kini berubah hingga 67,23 km/jam.

“Ini korelasi yang langsung dirasakan masyarakat,” kata Budi.

Menurut Budi, ada tiga pola yang diambil pengendara mobil golongan I dari Bekasi menuju Jakarta.

Pertama berangkat lebih pagi untuk menghindari pemeriksaan petugas di gerbang tol.

Kedua, berpindah ke gerbang tol yang lain seperti gerbang tol Tambun, Cikunir I, dan Cikunir II, dan terakhir beralih ke bus Transjabodetabek Premium. (kub/gob)



loading...

Feeds