Rumah Susun di Kota Bekasi Didesain untuk Menjawab Persoalan Sosial

RUMAH susun (rusun) yang dimiliki Pemkot Bekasi ke depan tidak hanya difungsikan sebagai tempat tinggal semata akan tetapi juga didesain untuk menjawab persoalan sosial di masyarakat.

Persoalan sosial yang dimaksud misalnya, sebagai tempat penampungan sementara warga yang terkena dampak relokasi, atau masyarakat yang memang tidak memiliki akses terhadap tempat tinggal.

“Saat ini Pemkot Bekasi dengan DPRD tentang menggodok raperda rumah susun. Nah arah dari perda itu, nantinya rumah susun didesain sebagai solusi persoalan sosial. Bukan sekedar tempat orang tidur,” ujar Ketua Panitia Khusus 24 DPRD Kota Bekasi, Komarudin, dalam Bincang Santai Rukun Jurnalis Bekasi di Hutan Kota (Alun-alun Kota Bekasi) dengan teman Rumah Susun untuk Rakyat, Jumat (16/3/2018) malam.

Rumah susun di Kota Bekasi kata dia, nantinya diharapkan bisa ikut membantu masyarakat meningkat taraf hidupnya. Sehingga, mereka yang tadinya tinggal di rumah susun, bisa memiliki kemampuan untuk bisa membeli rumah pribadi.

“Jadi nanti dipikirkan, bagaimana yang tinggal di rumah susun itu naik taraf hidupnya. Sehingga keluar dari rumah susun, mereka sudah bisa beli rumah,” kata dia.

Karena rusun tidak didesain sebagai tempat tinggal semata, maka dalam perda pengelolaan rumah susun yang tengah dibahas di Pansus 24 DPRD Kota Bekasi akan diatur soal jangka waktu atau lamanya orang tinggal dalam sebuah rusun.

“Nanti perda mengatur berapa lama orang boleh menghuni rumah susun. Saat ini pembahasan soal itu cukup alot,” kata dia.

Komar juga berpendapat, bahwa rumah susun di Kota Bekasi saat ini kondisinya cukup representatif sebagai tempat bermukim. Sebab di sana, dilengkapi sejumlah fasilitas seperti taman bermain, taman bacaan, hingga akses untuk penyandang disabilitas.

“Hasil sidak pansus ke rumah susun di Bekasi Timur, kondisinya bagus. Saya kira Pemerintah Kota Bekasi cukup serius untuk urusan rumah susun,” pungkasnya.

Sekadar informasi Bincang Santai Rukun Jurnalis Bekasi juga menghadirkan narasumber lain, seperti Kepala Dinas Perkimtan Kota Bekasi, Dadang Ginanjar, Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Daryanto dan Perwakilan Perkumpulan Wirasuahaman Rumah Rakyat Nusantara (Perwiranusa) Jawa Barat, Asep Hanafiah. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …