Sanksi Pidana Menunggu bagi Timses Paslon Jika Melanggar

Ilustrasi

Ilustrasi

BAGI tim sukses pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang terbukti menjadi pelaku utama menyuburkan politik uang akan juga dijerat hukuman.

“Yang lakukan timses politik uang tapi paslon terbukti tidak bukan berarti akan tetap bebas hukum. Si timses juga kena jerat hukum,” kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti, Rabu (14/3/2018).

Menurut Undang-undang Pilkada setiap paslon dilarang keras memberi uang atau barang kepada pemilih untuk tujuan bisa mendapat dukungan.

“Timses yang lakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi pidana kurungan dan deda uang. Kalau tidak melibatkan paslon tentu saja tidak dicoret dari pencalonan,” ujar Novita.

Biasanya, ungkap Novita, kegiatan politik uang itu bergerak mendekati pemungutan suara. Dilakukan di saat sepi sunyi atau detik-detik pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Ada serangan malam, serangan pagi pas mau ke TPS. Digerakkan sama timses. Ini yang harus dihindari, kalau tidak mau kena hukuman pidana,” tegasnya.

Sebelumnya, Panwaslu Kota Bekasi bersama elemen masyarakat lainnya telah melakukan deklarasi anti politik uang dan kampanye kotor yang mengumbar isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) belum lama ini. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …