GP Ansor Kota Bekasi Larang Paslon Kampanye di Tempat Ibadah

Saat bulan Ramadhan ini umat muslim memperbanyak ibadah, seperti sholat dan bertadarus membaca Al - Quran, Senin (22/6). Umat muslim melakukan ibadah Sholat Dzuhur dan ibadah tadarus di Masjid Al - Amir, jalan A.Yani, Bekasi Selatan. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

Saat bulan Ramadhan ini umat muslim memperbanyak ibadah, seperti sholat dan bertadarus membaca Al - Quran, Senin (22/6). Umat muslim melakukan ibadah Sholat Dzuhur dan ibadah tadarus di Masjid Al - Amir, jalan A.Yani, Bekasi Selatan. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

SEKRETARIS Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi, Hasan Muhtar, melarang masing-masing tim sukses (timses) calon walikota dan wakil walikota memanfaatkan tempat ibadah sebagai panggung kampanye.

Solanya, masjid atau gereja berfungsi untuk beribadah juga sebagai sarana pendidikan antara manusia dan Tuhan, bukan malah untuk panggung kampanye.

“Masjid dan gereja tempat untuk beribadah bukan untuk kampanye,” kata Hasan, Rabu (14/3/2018).

Selain melarang tempat ibadah untuk panggung kampanye, GP Ansor Kota Bekasi juga mengajak masyarakat untuk menghindari kampanye hitam, politik uang dan penyebaran ujaran kebencian.

“Kita ingin Pilkada tahun ini damai, maka mari ciptakan suasan damai dalam diri dan lingkungan masing-masing,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …