Angka Kejahatan di Kota Bekasi Capai 17.898 Kasus Selam 5 Tahun, Ini yang Paling Menonjol

Polisi memperlihatkan tersangka beserta barang bukti hasil kejahatan saat gelar perkara dihalaman Polresta Bekasi Kota, Kamis (30/7). Dari hasil operasi ketupat jaya 2015 Polresta Bekasi Kota berhasil mengamankan 15 tersangka dan mengungkap 10 kasus seperti curas, curat, perjudian dan pengoplos gal elpiji. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

Polisi memperlihatkan tersangka beserta barang bukti hasil kejahatan saat gelar perkara dihalaman Polresta Bekasi Kota, Kamis (30/7). Dari hasil operasi ketupat jaya 2015 Polresta Bekasi Kota berhasil mengamankan 15 tersangka dan mengungkap 10 kasus seperti curas, curat, perjudian dan pengoplos gal elpiji. FOTO : Ivan Pramana Putra / GOBEKASI.co.id

ANGKA kejahatan di Kota Bekasi selama lima tahun pada 2013-2017 mencapai 17.898 kasus.

Meski demikian, jumlah tersebut mengalami penurunan setiap tahun.

Berdasarkan data yang diperoleh, angka kejahatan pada tahun 2013 mencapai 4.133 kasus, tahun 2014 mencapai 3.941 kasus, tahun 2015 ada 3.612 kasus, tahun 2016 mencapai 3.632 kasus dan tahun 2017 hingga 2.580 kasus. Bila ditotal, jumlahnya mencapai 17.989 kasus.

Dari total angka kriminalitas itu, kasus yang paling menonjol adalah penipuan dan pencurian roda dua.

Kedua kasus ini menjadi perhatian kepolisian setempat karena meresahkan masyarakat.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing, mengatakan jika setiap hari ada saja laporan yang diterima petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di seluruh polsek dan SPKT di polres.

Menurut dia, tingginya kejahatan di Kota Patriot karena wilayah setempat merupakan daerah heterogen yang dihuni oleh beragam latar belakang masyarakat.

“Karena daerah heterogen itu, pengamanan dan pengawasan kita lakukan dengan optimal di 12 kecamatan di Kota Bekasi,” kata Erna, Selasa (13/3/2018).

Erna mengatakan, polisi telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kondusifitas daerah.

Salah satunya dengan menggiatkan patroli malam bagi seluruh anggota unit di polsek dan satuan di polres.

Mereka menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) dengan sasaran kejahatan jalanan seperti pencurian, tawuran antar kelompok, perampokan, pengeroyokan, peredaran miras hingga narkoba.

Menurut dia, kondusifitas lingkungan bakal terlaksana optimal bila ada kerjasama dari masyarakat.

Dia meminta kepada masyarakat untuk ikut dalam menyukseskan keamanan dengan membentuk siskamling dan melapor bila melihat perbuatan yang terindikasi mengandung pidana.

“Peran masyarakat sangat membantu tugas kepolisian di lapangan,” katanya.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto mengatakan, ada tiga strategi yang dilakukan kepolisian setempat untuk menekan angka kriminalitas dan mewujudkan wilayah yang kondusif, yakni pre-emtif, preventif dan represif. Dari tiga upaya itu, kata dia, polisi lebih menekankan sikap pre-emtif dan preventif.

“Tiga strategi ini sebetulnya aturan baku yang diterapkan oleh seluruh polisi di Indonesia,” kata Indarto.

Indarto menjelaskkan, upaya pre-emtif diwujudkan dengan membentuk agen sosialisasi di masyarakat seperti keluarga, lembaga pemerintahan, sekolah, perusahaan swasta dan sebagainya.

Melalui Bintara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat(Babinkamtibmas) di setiap polsek, polisi melakukan sosialisasi tentang nilai kebaikan dan sanksi atas perbuatan kejahatan.

Sementara upaya preventif dilakukan dengan cara meningkatkan skala patroli petugas kepolisian di sejumlah titik rawan di Kota Bekasi. Selama 24 jam penuh, petugas berpatroli menggunakan kendaraan dinas dan pribadinya untuk menjaga kondusifitas lingkungan.

“Terakhir kita lakukan upaya represif dengan menangkap penjahat. Bagi yang melawan kita akan tembak,” jelas Indarto.

Dalam kesempatan itu, Indarto juga tengah menggiatkan pemolisian masyarakat (community policing) atau polas dengan sejumlah kegiatan.

Tujuannya untuk mengajak masyarakat melalui kemitraan anggota Polri untuk mendeteksi, mengidenfitikasi permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami juga tengah membentuk polisi RW. Jadi setiap RW minimal ada satu polisi yang bertugas di wilayah,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …