Ribuan Masyarakat Bekasi Ramaikan Stop Hoax Fun Day

Ribuan peserta Stop Hoax Fun Day tengah senam bersama, Plasa Pemkot Bekasi, Minggu (11/3/2018). (Foto: Pojok Jabar)

Ribuan peserta Stop Hoax Fun Day tengah senam bersama, Plasa Pemkot Bekasi, Minggu (11/3/2018). (Foto: Pojok Jabar)

RIBUAN warga Kota Bekasi antusias mengikuti agenda jalan dan sepeda santai pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bekasi ke-21. Mereka ramai-ramai mengenakan kaos “Stop Hoax”, Minggu (11/3/2018).

Star jalan dan sepeda santai dimulai di Kantor Pemerintah Kota Bekasi. Para peserta menyisir rute hari bebas kendaraan atau Car Free Day (CFD), Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

Nantinya, seluruh peserta akan mendeklarasikan gerakan Stop Hoax Bekasi Smart City yang dinisiasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bekasi, didukung oleh Luwak White Coffee.

Deklarasi Stop Hoax Bekasi Smart City juga ditandai penandatanganan di atas kain dengan panjang 21 meter di Plaza Pemkot Bekasi dan di area CFD.

Kegiatan ini merupakan langkah untuk mengajak masyarakat Kota Bekasi menyadari betapa fatalnya sebuah berita bohong atau Hoax jika tesebar luas baik dari lisan maupun media sosial.

Wiliam (32), salah satu peserta mengatakan, jika saat ini keadaan Indonesia sudah sangat genting terkait penyebaran berita bohong atau hoax.

Karena itu, ia mengapresiasi apa yang telah dicanangkan Pemerintah Kota Bekasi melalui kegiatan Deklarasi Stop Hoax Bekasi Smart City.

“Harapan kedepan kegiatan ini diikuti oleh semua daerah di Indonesia. Karena, jika hanya di Kota Bekasi, hoax tidak akan berhenti,” kata William.

Sebagai informasi, pada kegiatan Deklarasi Stop Hoax Bekasi Smart City ini melibatkan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) Bekasi. Mafindo sendiri telah berjejaring di 15 daerah di Indonesia.

Masyarakat dipersilakan untuk meminta narasumber dari Mafindo Bekasi jika membutuhkan sosialisasi terkait penggunaaan Internet yang sehat, dan tips untuk mendeteksi berita hoax.

Mafindo melakukan aktivitas di cek fakta berkolaborasi dengan jurnalis dan media online, juga melakukan kegiatan edukasi literasi ke sekolah, pesantren, masjid, gereja dan tempat publik lainnya.

Diharapkan edukasi literasi ini mampu meningkatkan kemampuan masyarakat mengenali berita bohong, dan turut menghentikan penyebaran berita bohong.

Pada acara ini juga akan diperkenalkan aplikasi verifikasi informasi untuk smartphone Android yaitu, Hoax Buster Tools yang bisa di download secara gratis dari Playstore dan bisa digunakan untuk mencari tahu berita itu benar atau bohong, ataupun mencari berita yang bebas dari hoax. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …