Masyarakat Kota Bekasi Deklarasi Gerakan Anti Hoax

Plh Walikota Bekasi Rayendra Sekarmadji saat memberikan sambutan di acara Stop Hoax Fun Day, Minggu (11/3/2018). (Foto: gobekasi)

Plh Walikota Bekasi Rayendra Sekarmadji saat memberikan sambutan di acara Stop Hoax Fun Day, Minggu (11/3/2018). (Foto: gobekasi)

PELAKSANA Harian (Plh) Walikota Bekasi Rayendra Sukarmadji, Kapolres Metro Bekasi Kota Indarto, Dandim 0507 Kota Bekasi Letkol Inf. Wawan Kusnendar memimpin warga Kota Bekasi mendeklarasikan gerakan anti hoax atau berita bohong sebagai bagian dari menjaga keharmonisan ditengah masyarakat, Minggu, (11/3/2018)

Deklarasi anti hoax digelar sebagai bentuk kepedulian bersama menangkal penyebaran berita bohong, hoax, fitnah dan hasut di media sosial. Maka deklarasi ini juga dimasudkan guna meminimalisasi banyaknya berita hoax dimasyarakat.

“Jangan lagsung share berita perlu dilihat kebenarannya. Karena isu ujaran kebencian, diantara kita bisa konflik. Kita rayakan HUT Kota Bekasi dengan kegiatan positif dimasyarakat dan deklarasikan anti hoax,” kata Rayendra.

Kadiskominfostandi Kota Bekasi Titi Masrifahati mengatakan pihaknya menggelar deklarasi anti hoax dan mengajak warga berperan aktif memanfaatkan teknologi informasi lebih ke arah positif dan bukan sebaliknya.

“Menegaskan komitmen dan kepedulian warga Kota Bekasi menjaga kotanya. Pemanfaatan IT lewat gadget tergantung si pengguna. Bisa positif dan negatif. Untuk itu pemerintah turun guna mengajak semua pihak kampanyekan anti hoax,” kata Titi.

Salah satu peserta deklarasi anti hoax, Nanda dari Komunitas Bojong Menteng Gowes (Bomenggo) mengapresiasi kegiatan ini dan perlu diperbanyak even semacam ini untuk mengedukasi masyarakat.

Dirinya pun mengakui aktif berselancar di media sosial dan berlangganan berita online dari beberapa media. Dan saat melihat berita berisi ujaran kebencian dirinya langsung menghapus di beranda media sosialnya.

“Jangan termakan berita hoax yang berisi berita bohong dan ujaran kebencian seperti ini. Kita ingin kota Bekasi selalu aman dan damai,” kata Nanda.

Pada acara ini juga diperkenalkan aplikasi verifikasi informasi untuk smartphone Android yaitu, Hoax Buster Tools yang bisa diunduh secara gratis dari Playstore dan bisa digunakan untuk mencari tahu berita itu benar atau bohong, ataupun mencari berita yang bebas dari hoax. (adv/dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …