Pembangunan Kota Bekasi Dinilai Lebih Masif Ketimbang Jakarta Timur

Pjs Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah berjabat tangan dengan pejabat Pemkot Bekasi, Kamis (15/2/2018). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

Pjs Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah berjabat tangan dengan pejabat Pemkot Bekasi, Kamis (15/2/2018). (Foto: Muhammad Yakub/GoBekasi)

KOTA Bekasi saat ini bertambah usia pasca pemekaran dengan Kabupaten Bekasi yang mana ditetapkan oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun, tanggal 10 Maret 1997, silam.

Hari ini, kota dengan julukan kota pahlawan berusia 21 tahun pada 2018 ini. Lima kali pergantian kepemimpinan, pertumbuhan Kota Bekasi semakin pesat.

Pejabat Sementara Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah, membenarkan hal itu. Malahan, ia menilah jika pembangunan Kota Bekasi lebih masif ketimbang daerah lainnya.

“Jujur, saya katakan pembangunan Kota Bekasi lebih masif ketimbang Jakarta Timur. Perubahan infrastruktur luar biasa, misalnya dulu masih hanya ada pohon, sekarang jadi gedung,” kata Ruddy, Sabtu (10/3/2018).

Menurutnya, perubahan ini adalah suatu keberhasilan yang luar biasa. Apalagi, dulu Kota Bekasi dikenal sebagai “kota buangan” atau dikenal kota tempat jin buang anak.

“Sekarang Bekasi harus bangga dengan ke bekasiannya sebagai kota patriot,” ujar dia.

Ia mengatakan, saat ini sudah banyak publik yang menilai jika Kota Bekasi adalah suatu kota yang nyaman, aman dan kondusif.

“Ini adalah bentuk nyata kekompakan masyarakat Kota Bekasi dengan lembaga pemerintah dan DPRD,” tutur Ruddy.

Pada moment HUT Kota Bekasi ke-21 yang mana bertepatan dengan berakhirnya masa jabatan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikghu periode 2013-2018, Ruddy memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

“Pengabdian Pak Rahmat dan Syaikhu harus diapresiasi, beliau telah mencurahkan tenaga dan pikirannya memajukan Kota Bekasi yang mana hasilnya bisa sama-sama kita rasakan,” ungkapnya.

Ruddy sendiri telah merasakan betul segala bentuk keberhasilan kota pintu gerbang Jawa Barat dan Mitra DKI Jakarta ini.

“saya sudah jatuh cinta kepada Kota bekasi, bukan hanya kebersihannya, tapi kekompakannya, keterbukaannya, itu modal dasar yang tidak bisa kita abaikan begitu saja. Maju mundurnya Kota Bekasi tergantung masyarakatnya dan komitmen pemerintahnya. Dan, itu yang saya lihat, begitu kreatif mereka, begitu inovatif mereka, begitu bersemangat kepada kotanya, bangga terhadap kotanya,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …