DPRD Kota Bekasi Pinta Penerapan Sistem Ganjil Genap Ditunda

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata

Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata

DPRD Kota Bekasi meminta agar penerapan sistem ganjil genap yang diterapkan di GT Bekasi Barat dan Bekasi Timur pada ruas Tol Jakarta-Cikampek ditunda.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ariyanto Hendrata, mengatakan, kebijakan tersebut harus melakukan kajian komprehensif terlebih dahulu agar tidak berdampak kemacetan parah di Kota Bekasi.

Menurutnya, sistem tersebut tidak memiliki kajian yang matang. Contohnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ),  tidak punya solusi yang tepat terhadap penanganan jika kendaraan roda empat melalui jalur arteri Kota Bekasi.

“Saya sebagai wakil dari masyarakat akan mengatakan ke Walikota Bekasi atau Pemerintah Kota Bekasi karena dia sebagai pelaksana kebijakan dan dia harus menyambungkan suara masyarakat, kita minta sistem ganjil genap tersebut ditunda sampai ada infrstruktur jalan dan tranportasi masal yang sudah memadai,” tegasnya, Jumat (9/3/2018).

Sejatinya, kata dia, pemerintah bisa menggunakan cara lain agar tidak menumbuhkan beban kendaraan yang ada. Misalnya, bisa menekan perusaahan produksi mobil agar tidak menjatuhkan harga pangsa pasar mobil.

“Persoalan yang ada saat ini, karena tingginya jumlah kendaraan, kenapa si banyak yang memiliki mobil pribadi, faktornya karena kredit mobil sekarang mudah. Pemerintah harus tegas mengkajian secara komprehensif,” ujar Ariyanto

Ia menuturkan, jika nanti sistem gannjil genap dilakukan, masyarakat harus disiapkan moda transportasi alternatif seperti feeder Transjakarta, LRT dan angkutan umum lainnya.

“Buktinya angkutan saat ini saja masih tidak memadai, sedangkan jumlah masyarakat sangat banyak,” tutur dia.

“Pembangunan tol becakayu dan kereta cepat saja belum selesai dibangun masa udah pergantian sistem saja, itu bukan memberikan solusi tetapi memindahkan masalah saja,” sambung dia. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …