Tol Jakarta-Cikampek Alami Kepadatan, Ini Penjelasan Jasa Marga

Kondisi km 15 tol Jakarta-Cikampek, Kamis (16/11/2017). (Foto: Ist)

Kondisi km 15 tol Jakarta-Cikampek, Kamis (16/11/2017). (Foto: Ist)

HINGGA pukul 15.00 WIB, hari Kamis, 8 Maret 2018, dari pantauan kondisi arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau padat di kedua jalur.

Kepadatan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek terjadi akibat volume lalu lintas yang cukup tinggi.

AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, meski begitu, kondisi demikian dikatakan normal mengingat di Ruas Jakarta-Cikampek tengah berlangsung 4 proyek pembangunan infrastruktur.

“Oleh karena itu, kepadatan yang terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bukan diakibatkan oleh gangguan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut pipa seperti pada berita yang beredar di media sosial,” katanya.

Lanjutnya, gangguan arus lalu lintas yang diakibatkan oleh truk pengangkut pipa seberat 80 ton yang menutup lajur 1 di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 38+450 arah Cikampek atau Bandung telah berhasil dievakuasi oleh Jasa Marga pada hari Rabu malam, 7 Maret 2018 pukul 19.15 WIB.

“Maka, jika beredar pemberitaan mengenai ditutupnya Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek akibat gangguan lalu lintas oleh truk pengangkut pipa, Jasa Marga mengklarifikasi bahwa pemberitaan tersebut tidak benar. Karena, setelah truk pengangkut pipa tersebut berhasil dievakuasi, arus lalu lintas di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek kembali normal,” katanya.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk memeriksa kebenaran berita-berita lalu lintas yang bersumber dari media sosial,” tutupnya. (dam/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …