Pjs Walikota Bekasi Silaturahmi ke Samsat dan Lapas Klas II A Bekasi

Pjs Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah bersama Kalapas Kelas II A Bulak Kapal Hendra Eka Putra. Foto: Istimewa/Gobekasi

Pjs Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah bersama Kalapas Kelas II A Bulak Kapal Hendra Eka Putra. Foto: Istimewa/Gobekasi

PEJABAT Sementara (Pjs) Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah bersilaturahmi ke kantor Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Bekasi dan Lapas Klas II Bulak Kapal Bekasi.

Kunjungan pertamanya ke kantor Samsat Kota Bekasi, Ruddy langsung diterima Asep Herman selaku Kepala Cabang Pelayanan Bapenda Provinsi Jawa Barat.

Sementara pada kunjungan ke kelokasi kedua, Ruddy bertemu dengan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas II a Bekasi, Hendra Eka Putra di Lapas Klas II a Bekasi.

Di kantor Samsat, Ruddy selain memperkenalkan dirinya selaku Pjs Walikota Bekasi, dia juga ingin memastikan pelayanan administrasi surat dan pajak kendaraan bermotor berjalan baik bagi warga Kota Bekasi. Ia sempat berkeliling untuk melihat gerai pelayanan.

“Ini kesempatan pertama berkunjung ke kantor Samsat dan melihat pelayanan disini. Semoga kinerja pelayanan kepada warga berjalan maksimal,” ucap Ruddy.

Ia pun mengimbau warga Kota Bekasi agar taat membayar pajak karena sumbangsih sektor pajak bagi pembangunan terbilang besar. Dan Kota Bekasi termasuk penyumbang pendapatan daerah terbesar dari sumber pajak kendaraan bermotor milik perseorangan maupun dunia usaha.

“Pembayaran pajak masyarakat akan kembali untuk pembangunan,” tambah Ruddy.

Sementara itu, saat kunjungan ke Lapas Bulak Kapal, Ruddy ditemani kepala Lapas Bekasi, Hendra Eka dan para kepala seksi lapas untuk meninjau lokasi lanjutan pembangunan revitalisasi lapas Klas II a.

Program revitalisasi ini sudah menjadi komitmen pemerintah Kota dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi bersama Lapas Klas II a Bekasi.

“Dari awal ingin berkunjung ke instansi vertikal ada. Apalagi ada bantuan yang diberikan pihak Pemkot Bekasi untuk Lapas. Sekaligus mengawal kebijakan pemerintah kota yang sudah menjadi komitmen bersama,” kata Ruddy.

Sementara itu, Kepala Lapas Klas II a Bekasi, Hendra Eka mengatakan berterima kasih atas kunjungan Pjs Walikota Bekasi.

Ia melaporkan bantuan kerja sama pihak Pemkot Bekasi sudah mulai berjalan sejak Februari 2018 berupa penataan lahan revitalisasi lapas. Bantuan juga kata dia akan bergulir dari anggaran tahun jamak dengan total biaya sekitar Rp 74 Miliar.

“Kami terus berkoordinasi dengan Disperkimtan Kota Bekasi agar program bantuan ini berjalan sesuai rencana. Program bantuan pemerintah daerah ini juga mendapat apresiasi Menteri Hukum dan Ham,” kata Hendra.

Sebelumnya, Hendra juga menginformasikan warga binaan di Lapas Klas II a Bekasi sebanyak 1200 orang dan menurutnya telah over kapasitas yang seharusnya diisi hanya 400 orang.

“Ini tiga kali lipatnya dan kebanyakan terjerat kasus narkoba. Maka revitalisasi ini sudah urgen perlu dilaksanakan dan kami banyak berterima kasih. Mudah-mudahan pada 2019 bisa rampung hingga 3 lantai dan bisa diresmikan penggunaannya,” kata Hendra.

Hendra menambahkan, perbandingan jumlah warga binaan dengan jumlah personil petugas Lapas sekarang ini masih belum memadai meskipun ditahun ini ada penambahan hingga total berjumlah 24 petugas.

“Sebelumnya hanya 7 petugas saja. Perbandingan jumlah petugas dengan warga binaan jauh sekali tapi semoga di bulan Mei ada penambahan personil 10 ribu petugas yang ditempatkan pada lapas-lapas se-Indonesia” pungkas Hendra. (kub/adv/hms)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …