5 RW di Kelurahan Jatiwarna Kelola Sampah Organik dan Ekonomis

BANK SAMPAH : Kepala UPTD Kebersihan Bantargebang, Yono sedang memantau Bank Sampah Berkah Sejahtera di RT02/03, Kelurahan Bantargebang.CR27/RADAR BEKASI

BANK SAMPAH : Kepala UPTD Kebersihan Bantargebang, Yono sedang memantau Bank Sampah Berkah Sejahtera di RT02/03, Kelurahan Bantargebang.CR27/RADAR BEKASI

SAMPAH Organik rupanya bila dikelola dengan tekun dan ulet bukan saja menghasilkan uang tambahan untuk keluarga, tapi juga bisa di manfaatkan untuk pupuk tanam hias dan tanaman sayur mayur.

Sampah organik dimaksud yaitu, sampah yang berasal dari dedaunan yang kemudian digiling menggunakan mesin pencacah.

Lurah Jatiwana, Edi Purwanto, mengatakan kalau sampah organik yang dikelola melalui rumah tangga komposting sudah berjalan di lima RW, ditambah pengelolaan sampah ekonomis melalui Bank Sampah.

“Ada lima RW yang sudah berjalan mengoperasikan bank sampah dan pengelolaan sampah organik yaitu, RW 03,04,05,06 dan 09. Semuanya sudah berjalan satu tahun,” kata Edi, Rabu (7/3/2018).

Ia menuturkan, saat ini yang sudah mengelola sampah organik dari bahan dedaunan hasilnya belum di jual luas dan masih di pakai untuk tanaman yang ada di lingkungan RW. Namun, sampah ekonomis sudah di jual keluar.

Menurutnya, RW yang sudah memiliki tempat pegelolaan sampah organik dan sampah eknomis sampai saat ini tidak mengalami kendala. Soalnya, untuk proses penjualannya cukup cepat, tidak perlu ditimbun sampai lama.

“Terutama sampah ekonomis seperti, kardus, plastik bila terkumpul sorenya sudah langsung dijual. Hasil penjualannya cukup lumayan.” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …