Moto GP Tahun Ini Akan Diwarnai Persaingan Keras

GP Brno 2016. (Foto: AFP/Joe Klamar)

GP Brno 2016. (Foto: AFP/Joe Klamar)

MUSIM kebut-kebutan MotoGPakan dibuka di Sirkuit Losail, Qatar dua pekan lagi. Dari hasil uji coba terakhir di sirkuit yang sama pada 1 hingga 3 Maret kemarin, mulai tampak peta persaingan superkeras di antara pembalap-pembalap papan atas.

Jika menengok pace long run sejumlah pembalap, setidaknya ada enam rider yang berpeluang bertarung di rombongan depan.

Pada hari terakhir tes Qatar, hampir semua pembalap melakukan simulasi balapan. Memang tak semuanya melakukan 22 lap penuh seperti race sebenarnya. Namun, jika sama-sama dibandingkan dalam separo balapan atau sebelas lap, pertarungan bakal sengit.

Johann Zarco (Tech 3-Yamaha) tampil tercepat pada hari terakhir. Catatan waktunya adalah satu menit 54,029 detik. Torehan tersebut sedikit lebih cepat 0,247 detik dari bintang gaek Yamaha Valentino Rossi. Meski cepat di single lap, tapi konsistensi Zarco saat melakukan long run tidak terlalu fantastis.

Zarco memulai long run dengan catatan waktu kurang dari satu menit 56 detik. Konsistensi hanya berlangsung di tiga lap awal. Kemudian di lap berikutnya, catatannya terus turun. Namun, pembalap Prancis tak terlalu kecewa dengan hasil itu. Karena menurutnya, pada balapan yang sebenarnya, persiapan fisik dan mental berbeda dengan uji coba.

“Saya kelelahan saat itu. Awalnya saya berpikir untuk melakukan long run enam lap. Tapi ternyata saya merasa nyaman, jadi saya teruskan,” ungkapnya lalu tertawa.

Yang punya race pace mumpuni adalah juara bertahan Marc Marquez, lalu rekan satu timnya di Repsol Honda Daniel Pedrosa, Rossi, Andrea Dovizioso (Ducati), Cal Cructhlow (LCR-Honda), dan Danilo Petucci (Pramac Ducati).

Petrucci menjadi satu-satunya pembalap yang melakukan simulai 22 lap penuh. Mereka konsisten di angka satu menit 54 detik ‘atas’, sampai satu menit 55 detik ‘bawah’.

Marquez tetap menjadi salah satu favorit juara di Qatar 18 Maret nanti. Dia memang tidak cepat dalam single lap yang dibutuhkan untuk sesi kualifikasi. Namun performanya di long run cukup menjanjikan. ”Pace balap saya membaik. Itu yang lebih penting, karena saya semakin dekat dengan Ducati,” ungkapnya dilansir GP One.

Marquez merasa mesin V4 RC213V miliknya masih terlalu agresif. Karena itu, dia membutuhkan feeling yang pas saat membuka gas agar tidak terlalu liar ketika keluar tikungan. ”Tapi musim ini masih panjang. Saya yakin kami bisa memperbaiki karakter mesin seperti yang sudah kami lakukan di sini,” yakinnya.

Rival Marquez, Andrea Dovizioso mengaku bisa pulang dari Qatar dengan tersenyum. Sebenarnya, runner-up MotoGP musim lalu tersebut hanya melakukan sembilan lap dalam long run pada hari terakhir.

Tapi itu saja sudah cukup membuatnya yakin bisa bersaing dengan siapapun pada seri pembuka. ”Saya tahu bisa tampil cepat di Qatar. Tapi tidak menduga bisa sekencang ini,” ujarnya.

Setelah uji coba berakhir, Dovi memastikan bahwa Ducati GP18 lebih cepat ketimbang GP17. Dengan kemajuan yang diraih sejumlah pembalap lain di hari terakhir, Dovi memprediksi seri pertama di Qatar bakal berlangsung superketat. ”Pertarungan bakal sangat keras. Kami tidak boleh melakukan kesalahan,” tandasnya.

Sayangnya, juara MotoGP Qatar tahun lalu Maverick Vinales (Movistar Yamaha) tidak melakukan long run pada hari terakhir. Dia tak pernah mengitari Losail lebih dari empat putaran.

Namun pada hari sebelumnya, pace long run pembalap berjuluk Top Gun tersebut nyaris sama dengan enam pembalap di atas. Saat itu, dia melakukan sebelas lap. Menutup sesi uji coba Vinales finis di posisi kelima dengan selisih waktu setengah detik di belakang Zarco.(cak/nur/jpnn/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …