Menko Luhut: Ide Pak Budi Luar Biasa

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, usai sosialisasi penerapan sistem ganjil genap di GT Bekasi Barat, Senin (5/2/2018).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, usai sosialisasi penerapan sistem ganjil genap di GT Bekasi Barat, Senin (5/2/2018).

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Luhut Binsar Panjaitan, memuji gagasan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi soal penerapan sistem ganjil genap pada 12 Maret 2018, mendatang.

Menurutnya, ini adalah pilot project sebagai upaya membuat flow kendaraan efisien dan bagaimana tidak merusak jalan akibat tonase berlebihan.

“Idenya Pak Budi luar biasa. Ini akan efisien, lihat saja kan ini baru pertama, nanti ada evaluasi,” kata Luhut saat sosialisasi di GT Bekasi Barat, Senin (5/3/2018).

Luhut mengatakan jika dirinya akan membantu Menhub Budi Karya memikirkan langkah berikutnya mengatur lalu lintas yang ada di Tol Jakarta-Cikampek.

Bahkan, kata dia, tidak dipungkiri jika nanti semua ruas tol diberlakukan ganjil genap termasuk membatasi truk muatan 40 ton.

“Ini akan ada evaluasi kembali, bayangkan kalau truk muatan 40 ton melintas di ruas yang hanya dapat menampung beban kendaraan 10 ton, kan bikin rusak jalan, makanya kita cari jalan keluarnya,” ujar Luhut.

Ia melanjutkan, jika penerapan sistem ganjil genap ini berhasil, Menhub diminta agar menggandeng tim anak-anak muda untuk memuat pemodelan dengan input data.

“Tujuannya untuk bagaimana dengan qlue kendaraan design tidak merusak jalan dan lancar,” tandasnya.

Seperti diketahui, aturan ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek mulai berlaku khusus kendaraan golongan III, IV dan V pada 12 Maret 2018 mendatang, pada pukul 06.00-09.00 WIB.

Selain ganjil genap, juga ada peraturan lain yang akan diterapkan, adalah jalur khusus angkutan bus yang terletak di lajur 1 atau tepat disamping bahu jalan tol.

Angkutan masal lainnya seperti bus pariwisata maupun bus yang mengangkut karyawan boleh melewati jalur tersebut. Apabila truk ataupun kendaraan pribadi melewati jalur tersebut akan terkena sanksi.

Pemerintah telah menyiapkan bus Taransjabodetabek Premium dan titik keberangkatannya arah Jakarta dengan tarif Rp20 ribu per orang, yakni di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Tarif bus lebih mahal dibanding angkutan umum lain karena fasilitas yang ditawarkan cukup berkelas. Bus dilengkapi televisi, charger gawai, Wi-Fi gratis dan kamera CCTV sebagai pengamanan.

Bagi pengendara mobil yang ingin beralih ke angkutan umum, disarankan agar memarkirkan kendaraannya di tiga kantong parkir yang telah disediakan.

Pemerintah telah menggandeng tiga pengelola parkir yakni Mega City Bekasi, Kawasan LRT City di Bekasi Timur dan Bekasi Trade Center (BTC). Tarif akan berlaku flat sebesar Rp10 ribu, bila disertai tiket Jabodetabek. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …