Menhub Sebut Penerapan Ganjil Genap Dapat Urai Kemacetan 40 Persen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, usai sosialisasi penerapan sistem ganjil genap di GT Bekasi Barat, Senin (5/2/2018).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, usai sosialisasi penerapan sistem ganjil genap di GT Bekasi Barat, Senin (5/2/2018).

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut jika penerapan sistem ganjil genap di Tol Jakarta-CIkampek melalui GT Bekasi Barat dan Bekasi Timur dapat mengurai kemacetan hingga 40 persen.

“Secara otomatis pengendara akan beralih ke transportasi umum melalui Bus Transjabodetabek Premium yang telah kami sediakan, tentu akan mengurai 30-40 persen kemacetan,” kata Budi usai sosialisasi di GT Bekasi Barat bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Senin (5/3/2018).

Budi mengaku, pihaknya telah menyiapkan dua titik keberangkatan bus Transjabodetabek Premium arah Jakarta dengan tarif Rp20 ribu per orang, yakni di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Tarif bus lebih mahal dibanding angkutan umum lain karena fasilitas yang ditawarkan cukup berkelas. Bus dilengkapi televisi, charger gawai, Wi-Fi gratis dan kamera CCTV sebagai pengamanan.

Bagi pengendara mobil yang ingin beralih ke angkutan umum, Budi menyarankan agar memarkirkan kendaraannya di tiga kantong parkir yang telah disediakan.

Pemerintah telah menggandeng tiga pengelola parkir yakni Mega City Bekasi, Kawasan LRT City di Bekasi Timur dan Bekasi Trade Center (BTC). Tarif akan berlaku flat sebesar Rp10 ribu, bila disertai tiket Jabodetabek.

“Dengan begitu, bayangkan selama ini ada 20 kendaraan disubstitusi dengan satu bus, jadi harapannya yang bagus ya naik bus,” tandasnya.

Seperti diketahui, aturan ganjil genap di Tol Jakarta-Cikampek mulai berlaku khusus kendaraan golongan III, IV dan V pada 12 Maret 2018 mendatang, pada pukul 06.00-09.00 WIB.

Selain ganjil genap, juga ada peraturan lain yang akan diterapkan, adalah jalur khusus angkutan bus yang terletak di lajur 1 atau tepat disamping bahu jalan tol.

Angkutan masal lainnya seperti bus pariwisata maupun bus yang mengangkut karyawan boleh melewati jalur tersebut. Apabila truk ataupun kendaraan pribadi melewati jalur tersebut akan terkena sanksi.

Pemerintah telah menyiapkan dua titik keberangkatan bus Transjabodetabek Premium arah Jakarta dengan tarif Rp20 ribu per orang, yakni di gerbang tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Tarif bus lebih mahal dibanding angkutan umum lain karena fasilitas yang ditawarkan cukup berkelas. Bus dilengkapi televisi, charger gawai, Wi-Fi gratis dan kamera CCTV sebagai pengamanan.

Bagi pengendara mobil yang ingin beralih ke angkutan umum, disarankan agar memarkirkan kendaraannya di tiga kantong parkir yang telah disediakan.

Pemerintah telah menggandeng tiga pengelola parkir yakni Mega City Bekasi, Kawasan LRT City di Bekasi Timur dan Bekasi Trade Center (BTC). Tarif akan berlaku flat sebesar Rp10 ribu, bila disertai tiket Jabodetabek. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …