Perayaan Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Meriah

Pembukaan Karnaval Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong, Jumat (2/3/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Pembukaan Karnaval Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong, Jumat (2/3/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PERAYAAN Cap Go Meh 2569/2018 dengan tema bakti kepada NKRI yaitu, “Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama Demi Terciptanya Perdamaian Bangsa” sebagai penutupan Tahun Baru China atau Imlek berlangsung meriah di Klenteng Hok Lay Kiong, Jalan Kenari, Margahayu, Bekasi Timur, Jumat (2/3/2018).

Ribuan umat Tionghoa di Kota Bekasi turut antusias dalam perayaan itu. Mereka ramai-ramai mengikuti Karnaval Cap Go Meh 2569/2018 beriringan dengan parade budaya leluhur lokal.

Perayaan Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Meriah

Kemeriahan Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong, Jumat (2/3/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Parade budaya ini menyisir ke sejumlah ruas jalan yang dimulai di Klenteng Hok Lay Kiong-Jalan Mayor Oking-Jalan Raya Agus Salim-Jalan Raya Perjuangan-Jalan Raya Ir.H Juanda-Jalan RA Kartini hingga titik akhir di Klenteng Hok Lay Kiong.

Karnaval Cap Go Meh ini dilepas oleh Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah, Kepala Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota KombesPol Indarto, Dandim 05/07 Bekasi Letkol Wawan Kusnendar dan Ketua Yayasan Pancaran Tridharma Ronny Hermawan.

Ketua Yayasan Pancaran Tridharma, Ronny Hermawan, mengatakan jika Karnaval Cap Go Meh merupakan budaya leluhur yang sudah berlangsung ribuan tahun lalu.

Karnaval Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong, ungkap dia, menghadirkan 5 tandu yang mana didalamnya ada dewa-dewi dengan di gotong oleh sejumlah umat. Sekaligus pertunjukkan dari berbagai budaya.

Perayaan Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Meriah

Kemeriahan Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong, Jumat (2/3/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

“Perayaan Cap Go Meh bukanlah perayaan agama, hanya sebagai tradisi leluhur penutupan Tahun Baru Imlek yang mana merupakan perputaran bulan mengelilingi bumi. Karena ini bukan perayaan agama, kita hadirkan kultur kearifan lokal,” kata Ronny.

Karnaval ini didukung oleh sejumlah donatur yang mana adalah masyarakat. Umat Tionghoa kolektif mengumpulkan uang demi melangsungkan Karnaval Cap Go Meh 2569/2018 di Kota Bekasi secara meriah.

Tema yang diambil yaitu, “Tingkatkan Toleransi Antar Umat Beragama Demi Terciptanya Perdamaian Bangsa” merupakan bukti jika umat Tionghoa berbakti kepada NKRI.

“Harapannya kita pengen Kota Bekasi terhindar dari malapetaka dan musibah, pengaruh buruk. Rakyat harus sejahtera dan sehat. Pada momen Pilkada 2018, harus terus terjalin kerukunan umat beragama, pilihan boleh beda, tapi kita tetap saudara. Saya yakin banyak masyarakat Indonesia yang menginginkan perdamaian,” tandasnya.

Pjs Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah, mengaku terkesan dapat merasakan memimpin Kota Bekasi dimana merupakan suatu daerah yang masyarakatnya heterogen.

Perayaan Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Meriah

Pjs Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah dalam sambutan pada agenda Cap Go Meh 2569/2018 di Klenteng Hok Lay Kiong, Jumat (2/3/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

“Tradisi lama atau tradisi leluhur harus terus dijalankan. Saya mendukung penuh tradisi ini. Sebenarnya saya ingin bersama-sama mengikuti karnaval, tapi sayang saya harus menghadiri Paripurna di DPRD,” singkat Ruddy.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, KombesPol Indarto, mengatakan jika masyarakat Kota Bekasi sangat peduli dengan budaya yang ada di Indonesia.

“Silahkan bersenang-senang dengan tertib, seluruh umat beragama harus saling menghormati, maka kita harus saling hargai momen-momen berharga ini,” kata dia.

Pada Karnaval Cap Go Meh 2569/2018, Indarto mengaku sudah menerjunkan 200 petugas kepolisian untuk menjaga kenyamanan dan keamanan baik dari peserta Karnaval dan pengguna jalan. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …