Mahasiswa Geruduk DPRD, Protes Pengesahaan UU MD3

Aksi demontrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Kota Bekasi menolak pengesahan UU MD3, Jumat (2/3/2018). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

Aksi demontrasi mahasiswa di depan Kantor DPRD Kota Bekasi menolak pengesahan UU MD3, Jumat (2/3/2018). Foto: Yurizka Aditya/Gobekasi

PERGERAKAN Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Bekasi menggelar aksi unjuk rasa tolak UU No 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (MD3) di depan Gedung DPRD.

Koordinator Lapangan (Korlap) unjuk rasa tersebut, Khusnul menilai bahwa disahkannya UU MD3 oleh Rapat Paripurna DPR RI pada Senin, 14 Februari 2018 lalu merupakan sebuah pintu gerbang menuju matinya demokrasi.

“Kita PMII se-Indonesia menolak revisi UU ini, karena menurut kami UU tersebut semakin membuat lembaga legislatif kebal terhadap kritik dan kian tak tersentuh,” ujarnya Jum’at (2/3/2018) di depan Gedung DPRD Kota Bekasi.

Khusnul mengatakan bahwa aksi ini merupakan aksi serentak yang dilakukan PMII di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Hasil tuntutan kami semua se-Indonesia nantinya akan dihimpun di Pengurus Besar (PB) PMII, kemudian akan disuarakan secara Nasional di Gedung DPR RI,” ucapnya.

DPRD Kota Bekasi sendiri telah menyetujui aspirasi PMII Cabang Kota Bekasi dengan menandatangani surat pernyataan penolakan terhadap UU MD3.

“Sudah disepakati oleh anggota Dewan. Ini hasil pertama dari aksi kami, jika nantinya UU MD3 tetap tidak dibatalkan, maka kami akan melakukan aksi yang jauh lebih besar lagi,” tutupnya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …