Warga Kota Bekasi Minta Pemerintah Kaji Ulang Penerapan Sistem Ganjil-Genap

Kondisi ruas tol Jakarta-Cikampek, Rabu (23/8/2017). (Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi)

Kondisi ruas tol Jakarta-Cikampek, Rabu (23/8/2017). (Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/GoBekasi)

WARGA Kota Bekasi meminta pemerintah segera kembali mengakaji penerapan sistem Ganjil-Genap di Tol Jakarta-Cikampek.

Penerapan sistem Ganjil-Genap berlangsung pada 12 Maret 2018 mulai Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat dan Bekasi Timur arah Jakarta pukul 06.00-09.00 WIB.

Robby (29) pemilik mobil jenis Toyota Agya yang merupakan warga Taman Wisma Asri, Bekasi Utara, ini menganggap jika penerapan itu justru menyulitkan pengendara asal Bekasi.

“Sebaiknya ini kembali dikaji ulang, jangan malah membuat semraut. Apalagi penerapan itu berlaku pada jam sibuk kerja,” kata Robby, Jumat (23/2/2018).

Apalagi, dirinya yang juga berprofesi sebagai pengemudi taksi dalam jaringan (daring) ini acap kali bertolak ke DKI Jakarta setiap pagi hari.

“Setiap hari jadwal saya ke Jakarta untuk mengantar langagganan ke Bandara Soekarno Hatta, saya lewat tol pastinya untuk menghindari macet diruas jalan arteri,” tutur dia.

Kadang bila kondisi lalu lintas di tol tidak bergerak, dia beralih ke jalur arteri lewat gerbang tol terdekat sebagai jalan alternatif.

Sementara itu, Kartono (38) pengendara Toyota Yaris, warga Duren Jaya, Beksi Timur, mengatakan pemerintah harus menjamin bahwa dengan kebijakan ini bisa memberikan kepastian pengendara tiba ke tujuannya dengan cepat.

Jangan sampai, kata dia, kebijakan ini justru malah memindahkan titik kemacetan saja dari ruas tol ke jalan arteri.

“Kami berharap rencana pemerintah pusat betul bisa memangkas waktu perjalanan warga agar lebih cepat,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …