Dishub Jelaskan Alasan Pemerintah Berlakukan Ganjil-Genap di Tol Japek

Pantauan ruas tol kilometer 14 Jakarta-Cikampek di Kamis (21/09/2017). Foto: Aditya/GoBekasi

Pantauan ruas tol kilometer 14 Jakarta-Cikampek di Kamis (21/09/2017). Foto: Aditya/GoBekasi

PEMBERLAKUAN sistem Ganjil-Genap diruas Tol Jakarta-Cikampek sudah berdasarkan kajian pemerintah pusat yang mana titiknya berada di Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat dan Bekasi Timur.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi, mengatakan kalau hasil kajian pemerintah, dua gerbang tersebut merupakan penyumbang terbesar kendaraan yang masuk ke ruas tol Jakarta-Cikampek.

Menurutnya, penerapan sistem Ganjil-Genap membuat Pemerintah Kota Bekasi tidak dapat bargaining.

“Ini keputusan pemerintah pusat,” kata Johan, Jumat (23/2/2018).

Sebetulnya, kata Johan, ada tiga kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk mengatasi kemacetan di tol Jakarta-Cikampek.

Pertama adalah memberikan lajur khusus untuk kendaraan bus, kedua mengatur jam operasional untuk angkutan barang atau truk melalui sistem Ganjil-Genap. Ketiga, sistem Ganjil-Genap untuk mobil pribadi atau golongan 1.

Kebijakan ganjil genap itu akan berlaku setiap hari kerja atau mulai pukul 06.00 hingga pukul 09.00 dari Senin-Jumat.

“Di luar jam tersebut, kendaraan dibolehkan masuk melalui dua pintu tol tersebut,” ujar dia.

Untuk pembatasan operasional kendaraan barang, dimulai dari ruas Cawang sampai Karawang Barat (dua arah), terkecuali mobil pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Bahan Bakar Gas (BBG).

Sementara pembatasan operasional kendaraan pribadi akan berlaku di lima jalur masuk kendaraan menuju tol yaitu, Bekasi Barat 1 dan 2, Bekasi Timur, Tambun, Pondokgede Timur dan Pondokgede Barat.

Aturan ini tidak berlaku bagi kendaraan pimpinan negara, lembaga internasional, kendaraan pelat dinas, kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, angkutan umum dan kendaraan kepentingan tertentu.

Dengan adanya aturan ini diharapkan waktu tempuh dan kecepatan rata-rata di jalan tol bisa meningkat.

Saat ini, kecepatan rata-rata kendaraan di ruas jalan tol Japek adalah 32,34 km/jam dengan waktu tempuh 116 menit dan V/C ratio mencapai sebesar 0,96.

“Dengan adanya skenario ganjil genap, kecepatan kendaraan menjadi 48,45 km/jam denga dengan waktu tempuh 83 menit dan V/C ratio menjadi 0,89,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …