3 Pabrik di Kota Bekasi Belum Kantongi Izin Pembuangan Limbah Cair

Warga sedang mencari ikan di Kali CBL. Sungai Cilemahabang dan Kali CBL tercemar limbah industri.Foto:Raiza/Radar Bekasi

Warga sedang mencari ikan di Kali CBL. Sungai Cilemahabang dan Kali CBL tercemar limbah industri.Foto:Raiza/Radar Bekasi

SEDIKITNYA, ada tiga dari 14 pabrik yang berdiri di sepanjang bantaran Kali Bekasi belum mengantongi Izin Pembuangan Limbah Cair (IPLC).

Bahkan, empat perusahaan lainnya yang telah memiliki izin, belum mengevaluasi pengolahan limbahnya secara berkala selama dua tahun ke pemerintah daerah.

Adapun, belasan perusahaan yang berdiri di sana bergerak di berbagai jenis bidang seperti makanan dan minuman, garmen, logam, pencucian bahan pakaian dan celana, dan sebagainya.

Kepala Seksi Pencemaran pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Agung Adiputra, mengatakan dua dari tiga perusahaan yang belum memiliki izin.

Saat ini, mereka sudah mengajukan berkasnya ke pemerintah. Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi sedang memverifikasi berkas dua perusahaan itu.

“Sementara satu perusahaan lagi belum mengajukan izinnya ke pemerintah,” kata Agung, Rabu (20/2/2018).

Meski dua perusahaan itu sudah mengajukan berkas, tetapi izin belum bisa diterbitkan. Berdasarkan verifikasi sementara, sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) mereka belum memenuhi baku mutu lingkungan.

Karena itu, pihaknya meminta kepada perusahaan tersebut untuk segera memperbaiki sistem pengolahan limbahnya.

“Kalau sudah diperbaiki, kami akan menerbitkan izinnya,” ujarnya.

Agung mengatakan, empat perusahaan yang telah mengantongi izin namun belum mengevaluasi limbahnya adalah PT PPB, PT DWA, PT PSI dan PT JI. Sesuai Peraturan Daerah Nomor 7 tahun 2007 tentang Izin Pembuangan Limbah Cair di Kota Bekasi, bahwa IPAL harus dicek setiap dua tahun untuk mengetahui kadar baku mutu limbah yang dibuang ke Kali Bekasi.

“Setiap bulan rata-rata produksi perusahaan bertambah, sehingga bisa berimplikasi pada kinerja IPAL. Karena itu harus rutin dievaluasi,” tandasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …