Catat! Sanksi Tegas Ini Berlaku untuk Paslon dan Warga Kota Bekasi

Ilustrasi Pilkada

Ilustrasi Pilkada

PANTIA Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bekasi memberikan peringatan dini kepada masing-masing pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Bekasi terkait dengan pelanggaran dalam Pilkada Serentak 2018.

Hukuman yang berlaku sesuai perundang-undangan tidak saja untuk paslon. Namun, juga kepada warga Kota Bekasi.

Sanksi dimaksud adalah jika kedapatan pelanggaran memprovokasi isu Suku Agama Ras dan Antargolongan serta Money Politik yang diatur dalam Pasal 178a peraturan perundang-undangan dan per Bawaslu.

“Juga untuk menghina paslon dan partai politik, hukumannya manimal penjara 3 tahun dan denda minimal Rp300 juta,” tegas Novi.

Karena demikian, timses masing-masing paslon harus menjaga satu sama lain. Artinya, dalam berkampanye dapat mengedepankan edukasi dan edukatif, memasifkan sosialisasi visi misi dan program yang akan dijalankan.

“Harus menjauhi prasangka sosial dan tidak mengeksploitasi politik identitas secara berlebihan,” tuturnya.

Menurutnya, terpenting saat ini bagaimana penyelenggara dan peserta pemilu mensosialisasikan kepada elemen masyarakat kalau sanksi tersebut tidaklah ringan.

“Jangan sampai hal itu terjaid pada masyarakat Kota Bekasi karena terkait dengan pelanggran Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM). Akan merugika calon sendiri, saya harapkan baik relawan dan timses harus saling menjaga,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …