Tunggakan Pemkot Bekasi Ganggu Sistem Keuangan RS Swasta

ATUR MOBIL: Petugas satpam Rumah Sakit Awal Bros Bekasi, sedang mengatur mobil yang hendak keluar dari rumah sakit yang berada di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan ini. DOK/RADAR BEKASI

ATUR MOBIL: Petugas satpam Rumah Sakit Awal Bros Bekasi, sedang mengatur mobil yang hendak keluar dari rumah sakit yang berada di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan ini. DOK/RADAR BEKASI

KETUA Asosiasi Rumah Sakit Swasta (ARSSI) Kota Bekasi, Irwan Heriyanto menilai, tunggakan Pemerintah Kota Bekasi melalui Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KBS-NIK) cukup mengganggu sistem keuangan rumah sakit.

“Pihak rumah sakit menjadi kesulitan untuk mengelola layanan kesehatan tersebut, seperti pembelian obat dan alat kesehatan lainnya,” kata Irwan, Senin (19/2/2018).

Menurut Irwan, selama ini rumah sakit telah melakukan penagihan pembayaran pengobatan ke Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan dengan benar.

“Setelah adanya pasien, pihak rumah sakit swasta langsung melakukan pemberkasan lengkap setelah dua hari pasien dibolehkan pulang ke rumah,” ungkapnya.

Setelah berkasnya dinyatakan lengkap, kemudian diverifikasi ulang oleh internal majamenen rumah sakit selama lima hari.

Setelah itu dokumen klaim biaya perawatan dikirim ke Dinas Kesehatan untuk diverifikasi selama satu hari.

“Data dari kita sudah lengkap,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …