Penipu Berkedok Kuli Bangunan Ditangkap Polisi Usai Dikepung Mandor Proyek

ilustrasi borgol

ilustrasi borgol

KEPOLISIAN Sektor Cikarang Selatan meringkus seorang penipu berkedok kuli bangunan di belakang Stadion Patrion Candrabhaga. Pelaku ditangkap setelah dipancing oleh korbannya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikarang Selatan, Inspektur Satu Jefri mengatakan, kasus penipuan ini terjadi di sebuah proyek Cifest Hill Villa Mutiara Cikarang, Desa Sukasejati, belum lama ini.

Saat itu, Abdul membawa kabur sepeda motor Subono (40), pengembang properti setelah menipu mandor proyek bernama Sugianto (28).

“Korban Subono meminjamkan sepeda motor Yamaha Mio B 3137 FNF ke Sugianto sebagai inventaris perusahaan,” kata Jefri, Senin (19/2/2018).

Jefri mengatakan, saat jam makan siang, Abdul meminjam sepeda motor perusahaan ke Sugianto dengan alasan membeli makanan. Namun beberapa jam kemudian, Abdul tidak kunjung kembali.

Seusai menipu, korban bersama Sugianto melaporkan hal ini ke Mapolsek Cikarang Selatan. Polisi langsung melakukan penyelidikan dengan menggali keterangan korban dan karyawannya.

“Dari penyelidikan itu, kami mendapatkan nomor ponsel tersangka. Lewat Yudi Setiawan (24) karyawan korban yang lain, tersangka dipancing untuk bertemu di belakang Stadion Patriot Candrabhaga, pada Sabtu (17/2/2018),” ujar Jefri.

Menurutnya, tersangka mau bertemu karena Yudi menyamar sebagai pemborong yang sedang mencari kuli bangunan.

Kepada Abdul, Yudi berdalih mendapat nomor tersangka dari rekannya yang lain.

“Korban bersama anak buahnya kemudian ke tempat pertemuan itu, beberapa saat kemudian tersangka datang seorang diri menggunakan sepeda motor lain,” jelas Jefri.

Setibanya di sana Abdul terkejut langsung dikepung oleh anak buah korban. Kesal dengan ulahnya, massa langsung memukul kepala dan wajah Abdul hingga memar.

Anggota Reskrim Polsek Cikarang Selatan yang ikut dalam penggerebekan itu, langsung mengamankan tersangka ke kantornya.

“Saat penggerebekan itu, sepeda motor korban sedang dijaminkan ke orang lain di wilayah Tambun Utara,” jelasnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah melakukan penipuan dan penggelapan sebanyak enam kali.

Seluruh aksinya dilakukan di daerah Cikarang Selatan, Cikarang Timur dan Cikarang Barat.

“Sasarannya tempat proyek yang membutuhkan kuli bangunan,” kata Jefri.

Jefri menjelaskan, modus operasi tersangka adalah berkeliling ke sejumlah proyek pembangunan di Cikarang untuk menyamar mencari pekerjaan.

Setelah beberapa hari bekerja di sana, Abdul meminjam sepeda motor untuk dibawa kabur.

Motor hasil penipuan itu, kata Jefri nantinya akan digadaikan oleh Abdul ke orang lain sebesar Rp2 juta sampai Rp3 juta tergantung kondisi motor.

“Motornya tidak dijual, tapi hanya digadaikan saja karena dia berdalih tidak memiliki uang,” tandasnya.

Akibat perbuatannya Abdul dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan barang dengan ancaman penjara di atas lima tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …