Hujan Deras, Banjir Kepung Kota Bekasi

Petugas BPBD sendang menunjukkan lokasi banjir di Bekasi Barat, Kamis (15/2/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Petugas BPBD sendang menunjukkan lokasi banjir di Bekasi Barat, Kamis (15/2/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

HUJAN deras yang mengguyur Kota Bekasi sejak siang tadi, membuat Kota Bekasi dikepung banjir. Banjir hampir mengepung 12 kecamatan di Kota Bekasi.

Wakil Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Satgas BPBD) Karsono, menyebutkan jika saat ini sudah terdapat 12 titik banjir di Kota Bekasi.

“Hujan deras ini membuat sejumlah badan jalan terendam air hingga ketinggian 100 sentimeter. Sudah ada yang masuk kerumah warga juga,” kata Karsono, Kamis (15/2/2018).

Karsono mencatat, banjir di Kelurahan Aren Jaya terjadi di wilayah Perumnas 3 Jalan Nusantara Raya dengan ketinggian air 40 sentimeter.

Banjir dengan ketinggian 50 sentimeter juga menerjang kawasan Perumahan Pondok Hijau Permai (PHP), Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu.

Kelurahan Kali Baru, Kecamatan Medan Satria dimana banjir ketinggian 30-60 sentimeter menerjang wilayah RW 03 meliputi RT 01, 03, 06, 07 dan 08.

Di Jalan Bintara 4-6, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, banjir terjadi dengan ketinggian 40-60 sentimeter. Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, banjir setinggi 40-100 sentimeter di badan jalan dan pemukiman warga.

Karsono melanjutkan, banjir juga menerjang Kleurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur di RT 09.12 tidak jauh dari lokasi SMA PGRI dengan ketinggian air 100 sentimeter.

Perumahan Jatiluhur, Kecamatan Bekasi Barat air naik hingga ketinggian 60 sentimeter. Demikian juga diwilayah RW 05/01 Kelurahan Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, air hingga 60 sentimeter.

Sejumlah wilayah lain yakni, Narogong Jembatan Satu, Kecamatan Rawalumbu. Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria. Perumahan Pondok Ungu Permai RW 11, Bekasi Utara pun terendam.

“Ketinggian air rata-rata diatas 50 sentimeter. Saat ini, kami masih siaga sekaligus menunggu penyurutan air. Selain karena hujan, banjir juga akibat sejumlah tanggul yang jebol,” tandasnya. (kub/gob)



loading...

Feeds