H-1 Libur Imlek, 78 Ribu Kendaraan Diprediksi Lintasi GT Cikarut

(Ilustrasi) Suasana GT Cikarut, Kamis (7/7/2016) malam (Foto: Iwan)

(Ilustrasi) Suasana GT Cikarut, Kamis (7/7/2016) malam (Foto: Iwan)

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. memprediksi volume lalu lintas yang melalui Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama saat liburan Hari Raya Imlek yang jatuh pada tanggal 15-18 Februari 2018 akan terjadi pada H-1 yakni hari Kamis (15/2/2018), akan meningkat sebanyak 78.000 kendaraan.

Artinya, volume lalu lintas di GT Cikarang Utama naik sebesar 4,29 persen, dari lalu lintas normal (74.785 kendaraan). Hal tersebut disampaikan oleh AVP Corporate Communication
PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Dwimawan Heru.

“Jasa Marga memprediksi volume lalu lintas di GT Cikarang Utama arah Jakarta akan meningkat sebanyak 92.000 kendaraan atau sebesar 7,98 persen dari volume lalu lintas normal (85.200 kendaraan),” ujarnya, Kamis (15/2/2018).

Ada pula, kata dia sejumlah titik kepadatan pada arus mudik diprediksi akan terjadi di SS Cikunir (pertemuan arus lalu lintas dari Dalam Kota, Pondok Indah, Tj. Priok), Rest Area (Km 19 A, Km 33 A, Km 39 A, Km 57 A), Km 21 A , Km 37 A dan GT Cikarang Utama.

Dwimawan mengatakan, untuk puncak arus balik libur panjang Hari Raya Imlek yang akan jatuh pada hari Minggu, 18 Februari 2018,

“Sedangkan pada arus balik diprediksi akan terjadi kepadatan di SS Dawuan (pertemuan arus lalu lintas dari Cipali dan Purbaleunyi), TIP 62 B, TI 52 B, Km 47 B (lokasi awal proyek), TIP 42 B,” kata dia.

Untuk mengantisipasi kepadatan di GT Cikarang Utama dan Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jasa Marga melakukan sejumlah upaya, diantaranya Pengoperasian maksimal 20 gardu masuk dan 29 gardu keluar (pemanfaatan gardu reversible dan portable) dan penggunaan 8 unit mobile reader saat terjadi antrean pajang di GT Cikarang Utama.

“Nantinya akan ada pengalihan arus lalin ke jalan arteri alternatif berdasarkan diskresi kepolisian, dan pengalihan lalu lintas ke Kalimalang 2 di SS Cikunir. Dalam menghadapi arus mudik Hari Raya Imlek, Jasa Marga telah memastikan kesiapan operasional untuk merealisasikan strategi-strategi yang berguna untuk mengurai kepadatan kendaraan,” pungkasnya. (gob)



loading...

Feeds