Tak Hanya Beraksi Berdua, Pengelola Arisol Mama Yona Juga Rekrut Staf

Pihak yang merasa menjadi korban Arisol Mama Yona datang ke Mapolres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018). (Foto: Ist)

Pihak yang merasa menjadi korban Arisol Mama Yona datang ke Mapolres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018). (Foto: Ist)

PENYELENGGARA Arisan Online (Arisol) Mama Yona tidak beraksi seorang diri. Mereka merekrut operator untuk mengurus arisan online itu.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Rizal Marito menjelaskan, Desy Sitanggang memiliki staf, tetapi tak semuanya pernah ia temui.

“Stafnya online juga. Ada yang pernah bertatap muka sekali,” ujarnya kepada gobekasi.co.id, Rabu (14/2/2018).

Polisi masih menyidiki kasus itu. Pelapor masih berdatangan ke Mapolres Metro Bekasi di Cikarang Utara.

Modus penipuan Arisol Mama Yona (baca)

Polisi tetapkan pengelola Arisol Mama Yona sebagai tersangka (baca)

Pasangan Desy Sitanggang dan Yuki Rumampea sebagai telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan.

Lanjut Rizal, untuk perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan penipuan online terkait UU ITE masih berproses.

Dari puluhan korban yang telah melapor, polisi mencatat total kerugian mencapai Rp800 juta. Peserta arisan banyak yang berasal dari luar Bekasi, seperti Jakarta, Pekalongan dan lainnya. (lea/gob)



loading...

Feeds