Warga Laporkan Penyelenggara Arisol Mama Yona

Pihak yang merasa menjadi korban Arisol Mama Yona datang ke Mapolres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018). (Foto: Ist)

Pihak yang merasa menjadi korban Arisol Mama Yona datang ke Mapolres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018). (Foto: Ist)

PELAPOR yang mengaku korban Arisan Online (Arisol) Mama Yona terus berdatangan ke Mapolres Metro Bekasi, Cikarang Utara, Selasa (13/2/2018).

Mereka meminta pemilik Arisol Mama Yona, Desy Sitanggang dan suaminya Yuki Rumampea diproses secara hukum.

Salah seorang korban yang berasal dari Pekalongan, Jawa Tengah, nekat ke Cikarang, mengendarai sepeda motor bersama anaknya ke Bekasi. Ia merasa tertipu arisan online tersebut.

“Kita udah investasi Rp74 juta tapi belum ada hasil. Kita tuntut uang kembali,” jelas Nasruloh.

Korban lainnya Yuliana Simamorang rela datang jauh-jauh dari Pakam, Sumatera Utara, sejak 5 hari lalu untuk melaporkan terduga pelaku.

“Kita ingin uang dikembalikan. Saya sudah investasi Rp50 juta. Harapan kita pelaku segera diproses,” jelasnya.

Para korban yang kebanyakan dari luar daerah tergiur mengikuti Arisol Mama Yona akibat iming-iming keuntungan besar dari tiap penyetoran.

Jumlah peserta dari Arisol Mama Yona ini sebanyak 600 orang dengan total kerugian Rp15 miliar. Sementara di grup Facebook, Arisol Mama Yona beranggotakan 2.000-an orang. Grup itu diset sebagai grup tertutup.

Para peserta arisan men-transfer langsung ke rekening penyelenggara. Jumlahnya bervariasi, mulai Rp1 juta hingga ratusan juta.

Ketua Arisol Mama Yona, Desy Sitanggang dan suaminya Yuki Rumampea kini tengah menjalani pemeriksaan di Mapolres Metro Bekasi. Jumlah pelapor semakin bertambah sejak Senin (12/2/2018) malam. Satreskrim Polres Metro Bekasi masih mendalami kasus ini. (lea/gob)



loading...

Feeds