Tergiur Dana Pinjaman dengan Jumlah Miliaran, Vera Malah Dapat Uang Doraemon

KEPOLISIAN Resor Metropolitan Bekasi Kota meringkus tiga penipu dengan modus pinjaman uang bergambar Doraemon di  Kayuringin, Bekasi Selatan, Senin (12/2/2018) malam.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota, AKBP Dedy Supriadi, menyampikan bahwa pelaku berinisial IR, HM dan MA. Penipuan itu terjadi di apartemen Grand Kamala Lagoon, Bekasi Selatan.

Akibatnya, korban atas nama Vera Amelya (38) yang merupakan warga asal Bandung, Jawa Barat, mengalami kerugian hingga Rp17 juta akibat ulah tersangka.

“Uang Rp17 juta dikeluarkan korban, dengan rincian Rp10 juta untuk jasa pengamanan dan Rp7 juta untuk asuransi,” kata Dedy, Selasa (13/2/2018).

Dedy menjelaskan, penipuan itu terjadi berawal saat korban mendapat sambungan telepon nyasar pelaku HM.

Saat itu, HM berpura-pura menawarkan jasa pinjaman uang tunai dengan jumlah besar namun ringan bunga.

Vera yang sedang membutuhkan modal usaha, lantas meminjam uang Rp10 miliar ke tersangka. HM kemudian berdalih, memiliki bos yang kaya raya berinisial IR.

Kedua belah pihak lalu sepakat bertemu di apartemen Grand Kamala Lagoon pada awal Februari 2018.

Setibanya di sana, tiga tersangka langsung menunjukkan sebuah brankas berisi uang Rp10 miliar untuk meyakinkan korban.

“Namun korban tidak boleh memegangnya, sebelum menyerahkan uang pengamanan dan asuransi sebesar Rp17 juta,” ujar Dedy.

Dedy mengatakan, korban yang membutuhkan suntikan dana besar lantas memenuhi permintaan tersangka. Vera kemudian memberikan uang tunai Rp10 juta dan mentransfer Rp7 juta ke rekening HM.

Korban baru menyadari bahwa itu uang mainan saat membongkar brankas yang diberikan tersangka. Rupanya, di bagian tengah brankas itu berisi uang mainan bergambar Doraemon.

“Korban awalnya percaya karena uang tersebut diikat dengan bungkus yang dikeluarkan Bank Indonesia. Korban akhirnya melaporkan hal ini ke petugas dan kami menindaklanjutinya,” kata dia.

Berdasarkan laporan itu, polisi langsung menggali keterangan korban, termasuk mendalami identitas rekening yang sempat dikirim uang oleh Vera.

Dari situ, polisi berhasil melacak posisi tersangka di daerah Kayuringin, Bekasi Selatan.

“Petugas meluncur dan menangkap pelaku tanpa perlawanan,” tandasnya.

Kepada polisi, tersangka mengaku sudah hampir sebulan beraksi dengan modus serupa.
Namun, dari tiga aksinya, mereka hanya berhasil mengelabui korbannya satu orang

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa 32 bundel uang mainan pecahan Rp100.000 bergambar Doraemon.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman penjara di atas lima tahun. (kub/gob)



loading...

Feeds