Ini yang Bikin Peserta Arisol Mama Yona Tergiur Bergabung

Pihak yang merasa menjadi korban Arisol Mama Yona datang ke Mapolres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018). (Foto: Ist)

Pihak yang merasa menjadi korban Arisol Mama Yona datang ke Mapolres Metro Bekasi, Selasa (13/2/2018). (Foto: Ist)

SEJAK Senin (12/2/2018) malam, masyarakat yang mengaku tertipu Arisan Online (Arisol) Mama Yona berdatangan ke Mapolres Metro Bekasi.

Pelapor tak hanya dari wilayah Bekasi, ada yang berasal dari Jakarta bahkan Pekalongan dan Sumatera Utara. Mereka mengaku tergiur dengan skema yang ditawarkan Desy Sitanggang selaku penyelenggara Arisol Mama Yona.

Nasruloh dari Pekalongan berinvestasi sebesar Rp74 juta. Kemudian Yuliana Simamorang Rp50 juta. Ada yang mencapai ratusan juta. Total uang peserta Arisol Mama Yona mencapai Rp15 miliar.

Arisol Mama Yona bermula dari grup Facebook yang dibuat warga Cikarang Desy Sitanggang dan dikelola bersama suaminya Yuki Rumampea.

Grup itu dibuat 6 bulan lalu, atau sekitar Agustus 2017. Total ada 2.000 anggota grup tertutup itu walau peserta arisan hanya menyentuh angka 600 orang.

Korban mengaku kenal dengan penyelenggara Arisol Mama Yona lewat Facebook. Mereka tergiur dengan sistem keuntungan 50 persen dari nilai yang diinvestasikan tiap putaran dalam sepekan.

Misalkan berinvestasi Rp1 juta, maka pada satu putaran pada pekan itu, investor akan mendapat Rp500 ribu.

Para investor atau peserta yang tertarik kemudian men-transfer sejumlah uang ke rekening pribadi Desy Sitanggang

Saat waktu jatuh tempo, keuntungan tak kunjung didapat para peserta Arisol Mama Yona dengan alasan uang akan diputar kembali agar peserta mendapat keuntungan yang lebih besar.

Para peserta yang curiga kemudian menagih ke rumah Desy di bilangan Cikarang dan dijanjikan akan mendapatkan keuntungan itu pada Senin (12/2/2018). Karena belum terealisasi juga, malamnya warga melapor ke Mapolres Metro Bekasi.

Desy beserta suami pun digelandang ke Mapolres Metro Bekasi dan tengah menjalani pemeriksaan.

Menurut informasi, dengan arisol itu terduga pelaku memiliki rumah, mobil serta toko barang elektronik. Semuanya berada di Cikarang.

Polisi tengah memeriksa terduga pelaku dan meminta keterangan saksi dan pelapor. Kasus ini masih didalami oleh Satreskrim Polres Metro Bekasi.

“Kita ingin uang dikembalikan. Saya sudah investasi Rp50 juta. Harapan kita pelaku segera diproses,” jelas Yuliana Simamorang peserta Arisol Mama Yona asal Sumatera Utara. (lea/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …