Enterpreneur Jadi Solusi Berantas Narkoba

Ketua Bidang Anti Narkoba dan Terorisme Nofel Saleh Halabi

Ketua Bidang Anti Narkoba dan Terorisme Nofel Saleh Halabi

KETUA Bidang Anti Narkoba dan Terorisme Nofel Saleh Halabi bersama dengan  komunitas Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa ikut berpartisipasi dalam memerangi peredaran narkoba hingga memberikan solusi kongkret merehabilitasi dan membangun kepercayaan diri dengan langkah langkah yang sudah ia lakukan.

Solusi yang dia tawarkan yakni pendampingan kewirausahaan kepada generasi muda penerus bangsa. “Hal ini dianggap tepat karena rata-rata orang yang terlibat dalam peredaran narkoba memiliki latar belakang masalah ekonomi,” ujaranya, Senin (12/2/2018)

Ia menilai pembelajaran entrepreneur lebih cukup tepat sebagai solusi memutus peredaran narkoba. Selain pembelajaran tentang dunia usaha dan modal, bantuan dan pendampingan lain yang bisa diberikan yakni dalam pengurusan pendirian sebuah perusahaan.

“Solusinya adalah dengan kegiatan yang positif. Jangan hanya bilang jauhi narkoba atau jangan jualan narkoba tetapi harus diberikan juga solusi, jualan narkoba ini kan resikonya tinggi dan hasilnya juga mungkin menggiurkan, jadi harus bisa diberikan juga solusinya agar generasi muda tidak tergiur bisnis narkoba,” ujar anggota DPP KNPI Bidang Anti Narkoba dan Terorisme.

Bagi Nofel dana pemerintah yang dialokasikan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga bisa memberikan jalan dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Melalui dana tersebut, pemerintah bisa menggelontorkan dana bantuan untuk generasi muda yang terjerat bisnis haram ini.

Novel yang juga sebagai Dewan Kehormatan HIPMI Jakarta ini memberikan contoh alokasi dana KUR untuk seorang pemakai narkoba. Ketika pemakai narkoba tersebut diberikan rehabilitasi dan diberi pendampingan kewirausahaan maka bisa menjalankan kegiatan yang positif.

Meski bantuan dana yang dikucurkan oleh pemerintah, lanjut Novel, tetapi dalam pendampingan usaha yang dijalankan harus dilakukan oleh pengusaha profesional. Sehingga, bisnis yang dijalankan bisa berjalan dengan baik dan berkembang lebih besar.

“Perbankan biasanya juga kan lebih konsen pada pencairan dana. adi walaupun dana dari pemerintah dan dikucurkan melalui Bank BUMN tetapi pendampingan harus oleh pengusaha langsung, sesuai bidang usaha yang dijalani,” tuntansya. (dyt/gob)



loading...

Feeds

Belum Capai Terget, Pendaftaran Agen Sosialisasi Pilgub Jabar Diperpanjang

Hasil Survei Bukan Syarat Kemenangan

TIM Pemenangan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubenur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 2, TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), Waras …