Sebagian Korban Banjir di Tambelang Enggan Mengungsi

Iptu Sulistyo menggendong seorang korban banjir, Selasa (5/2/2018). (Foto: Ist)

Iptu Sulistyo menggendong seorang korban banjir, Selasa (5/2/2018). (Foto: Ist)

KAPOLRES Metro Bekasi Kombes Candra Kumara menjelaskan, sejumlah korban banjir di Desa Sukabakti, Tambelang, mulai terserang penyakit.

“Beberapa masyarakat yang mengalami berbagai penyakit seperti gatal-gatal, demam, diare,” katanya beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Desa Sukabakti ini merupakan desa yang tergolong cukup lama surutnya ketika dilanda banjir daripada wilayah lainya.

“Kami memberikan sembako kepada 100 kepala keluarga korban banjir. 62 untuk kecamatan Tambelang dan sisanya untuk wilayah lainya yang terdampak banjir,” ucapnya.

Kebanyakan masyarakat lebih banyak memilih tetap tinggal dirumanya daripada tinggal di posko pengungsian.

Banjir di Desa Sukabakti mencapai ketinggian air di dalam rumah sekitar 20 sampai 40 sentimeter. Rumah yang terendam ada sekitar 40, dihuni oleh 69 kepala keluarga.

“Warga masyarakat tidak mau dievakuasi karena beralasan sudah sering terkena banjir, hanya untuk balita dan lansia saja yang diungsikan ke rumah warga sekitar yang tidak terkena banjir,” jelasnya. (lea/gob)



loading...

Feeds