Masjid Kompleks Perkantoran Margahayu Resmi Dibangun

Kepala Dinas PUPR Tri Adhianto meletakkan batu pertama Masjid Al Ikhlas, Jumat (9/2/2018). (Foto: Ist)

Kepala Dinas PUPR Tri Adhianto meletakkan batu pertama Masjid Al Ikhlas, Jumat (9/2/2018). (Foto: Ist)

RUMAH ibadah di Kompleks Perkantoran Margahayu, Bekasi Timur, mulai dibangun hari ini Jumat (9/2/2018). Masjid yang akan diberinama Al Ikhlas berluas 140 meter persegi dengan kapasitas 250 jamaah.

Peresmian dan peletakan batu pertama pembangunan dan peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Binamarga dan Sumberdaya air Tri Adhianto Tjahyono.

Tri mengatakan jika sarana masjid sangat dibutuhkan oleh para pegawai dan tamu yang datang ke perkantoran Bekasi Timur.

” Kalo Jumat, biasanya pada nyari masjid di sekitar sini, dan nanti setelah ada masjid Al Ikhlas mudah mudahan bisa salat Jumat di sini,” ungkapnya Jumat (9/2/2018).

Tri berharap agar seluruh pegawai dapat bersama sama membangun Masjid Al Ikhlas dan menjaga kebersihan.

“Jika nanti ada kekurangan sarana prasarana dapat di upayakan secara kebersamaan karena pembangunan masjid menjadi kebutuhan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzi mengatakan, jika pihaknya sudah melakukan rapat dengan seluruh SKPD yang ada di Jl Margahayu lapangan tengah, untuk secara bersama membangun masjid Al Ikhlas.

“Pembangunan dilakukan bukan menggunakan APBD melainkan sumbangan sukarela. Kali pertama diumumkan atau di gagas terkumpul dana sumbangan atau infak sebanyak 300 juta rupiah,” terangnya.

Kata dia, masjid ini nantinya akan dilengkapi kantin dan WC serta tempat berwudu, nantinya ada juga marbot dan seluruh biaya tidak diambil dari APBD melainkan infak kebersamaan para karyawan dan pegawai yang ada di komplek perkantoran. (adv/dyt/gob)



loading...

Feeds

Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …