Hamdalah, Banjir di Kota Bekasi Berkurang, Ini Lho Sebabnya

Pengendara sepeda motor menerobos genangan air saat terjadi banjir di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi, Senin (26/9). Hujan deras yang terjadi Minggu (25/9) malam menyebabkan wilayah itu terendam banjir dengan kedalaman 50 cm - 70 cm. (GoBekasi/Dok)

Pengendara sepeda motor menerobos genangan air saat terjadi banjir di wilayah Mustika Jaya, Kota Bekasi, Senin (26/9). Hujan deras yang terjadi Minggu (25/9) malam menyebabkan wilayah itu terendam banjir dengan kedalaman 50 cm - 70 cm. (GoBekasi/Dok)

INSENTITAS curah hujan selama tiga hari belakangan ini cukup signifikan. Beruntungnya, pada musim penghujan tahun ini, warga Kota Bekasi tak direpotkan dengan banjir.

Setidaknya, hanya ada tiga titik di wilayah Bekasi Utara saja yang terjadi genangan air. Itupun, tidak sampai masuk ke dalam rumah-rumah warga. Berbeda dengan tiga tahun belakangan silam dimana ada belasan wilayah yang terendam oleh banjir.

Pengentasan banjir tahun ini bukan tanpa ada tindakan. Tentunya hal ini adalah bagian dari campur tangan Pemerintah Kota Bekasi yang gencar membangun kolam retensi atau polder air di sejumlah wilayah.

Tempat penampung air itu menjadi solusi mengatasi banjir yang mulai sering melanda sejak tujuh tahun lalu.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono, mengatakan pembangunan polder air mulai digalakkan pada 2015 silam. Itu menyusul sejumlah permukiman warga di berbagai wilayah kebanjiran.

“Polder air menggantikan resapan air yang beralih fungsi, karena Bekasi dulunya sebagian besar adalah rawa,” kata Tri Adhianto, Selasa (6/2/2018).

Tiga tahun berlangsung, polder air yang dibangun meskipun sebagian belum sempurna mulai dirasakan masyarakat. Sejumlah wilayah yang kerap terdapat genangan tinggi mulai dapat tertanggulangi.

Misalnya, di Rawalumbu (Polder Pengasinan), Bekasi Timur (Polder Arenjaya, Karang Kitri, Kali Mati, Danita), Bekasi Selatan (Polder Galaxi), Bekasi Barat (Polder Pawapasung), Bekasi Utara (Polder VIP), Jatiasih (Polder IKIP, Bendung Koja) dan wilayah lainnya.

“Kemarin ada hujan deras hampir seharian, Alhamdulilah sebagian besar wilayah aman dari genangan tinggi,” katanya.

Tri menejelaskan, fungsi utama polder air sebagai menampung air dan memotong debit puncak dari saluran drainase, selanjutnya dialirkan secara gravitasi atau menggunakan pompa air.

“Kawasan polder air didesain untuk ruang publik, baik berupa taman maupun area aktivitas sosial lainnya, semisal jogging track,” jelas Tri.

Bahkan, polder air yang dibangun kini dipelihara ikan, meskipun secara prinsip tak didesain mengarah ke sana.

Namun, katanya, dengan penanaman ikan tersebut, dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar sebagai aktivitas sosial, bukan sebagai komoditi khusus. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …