Keluarga Anisa Bahar Memanas

Anisa dan Juwita Bahar. (Foto: JPNN)

Anisa dan Juwita Bahar. (Foto: JPNN)

DRAMA keluarga Bahar masih memanas. Hingga kini Anisa Bahar dan Putrinya, Juwita Bahar masih berseteru hanya karena uang Rp 800 ribu.

Permintaan maaf dan klarifikasi Juwita Bahar tampaknya tak membuat emosi ibunya reda.

Pemilik julukan goyang patah-patah itu balik menuding putrinya itu berbohong.

“Maaf ya cuma mau ngomong nih, klarifikasi juga nih, kalau di tanggal 17 Desember itu Juwi dateng ke rumah Dewinta di Bekasi itu karena Juwita itu mau numpang salin baju karena mau kondangan ke tempatnya Ebon. Kebetulan rumahnya Ebon itu acaranya di daerah Bekasi, dekat rumah Dewinta,” kata Anisa.

Soal klarifikasi Juwita yang mengaku sempat menjenguk neneknya sebelum masuk rumah sakit pun dibantah oleh Anisa. Dia menegaskan bahwa kedatangan Juwita bukan untuk menjenguk neneknya.

“Jadi Juwi pengin barengan sama kita semua untuk ke acara tersebut, dan numpang salin baju, jadi bukan untuk nengok nenek ya. Karena waktu itu nenek memang belum sakit parah seperti sekarang ini, begitu ceritanya,” kata Annisa Bahar lagi.

Bahkan, dalam video tersebut Anisa Bahar menyatakan berani bersumpah bahwa apa yang dikatakannya adalah benar.

“Dan saya berani bersumpah demi apapun, demi orangtua saya, mamah saya yang saya sayangi, kalau apa yang saya katakan itu yang sebenar-benarnya,” tegasnya.

Sebelumnya, Juwita sudah menyampaikan permohonan maafnya kepada sang ibu melalui akun Instagramnya.

“Kalau dimata Mamah Juwi slh, Juwi Mahon maaf yah Mah. Apapun yg pernah Mamah lakukan sewaktu Juwi kecil dl, Juwi tetep sayang Mamah,” kata Juwita. (mg7/jpnn/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …