Warga Jatiluhur Swadaya Bedah Rumah Kakek Sarmilih

Kakek Sarmilih bersama denganKetua RT 08/02 dan warga setempat di depan rumah kakek Sarmilih usai di bedah, Jumat (2/2/2018). Foto: Mocahmad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Kakek Sarmilih bersama denganKetua RT 08/02 dan warga setempat di depan rumah kakek Sarmilih usai di bedah, Jumat (2/2/2018). Foto: Mocahmad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

WARGA RT 08/02 Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, swadaya untuk membangun rumah pria lansia, kakek Sarmilih (75). Kini Sarmilih bisa hidup tenang dan tidak memikirkan kondisi rumahnya yang saat itu hampir hancur.

Warga Jatiluhur Swadaya Bedah Rumah Kakek Sarmilih

Warga sedang meninjau kediaman rumah kakek Sarmilih sebelum dibedah. Foto: Istimewa/Gobekasi

Sarmilih tak bisa berkata-kata setelah rumahnya selesai dibangun. Ia hanya dapat mengucapkan rasa syukur dan berterimakasih kepada Ketua RT setempat bersama dengan para warga.

“Senang sekali, terimakasih banyak,” kata Sarmilih, Jumat (2/2/2018) kepada GoBekasi di kediamannya saat acara serah terima kunci.

Dia tak banyak bercerita mengenai kondisi rumah sebelum dibedah. Namun, dari foto yang disampaikan Sarmilih, rumah tersebut tampak kondisi yang tidak rapi mulai dari atap, dinding, hingga lantai rumahnya.

Itu berbeda dengan kondisi yang ada saat ini. Setelah dibedah, rumah tersebut terlihat jauh lebih baik. Rumah Sarmilih sudah tertata rapi. Lalu, temboknya bercat putih bersih dengan pintu dan jendelanya pun tampak indah dengan warna cokelat.

Ketua RT 08/02 kelurahan Jatiluhur, Naer Sulaiman, mengatakan kalau ini merupakan program dari tokoh masyarakat setempat.

“Kami bersama warga dan tokoh masyarakat ingin mencoba membantu warga yang ada diwilayah kami dengan membantu masyarakat khususnya dalam pemenuhan rumah layak huni,” jelasnya.

Ia juga menambahkah, sebenarnya rumah tersebut sudah masuk dalam daftar prioritas pembangunan rumah tidak layak huni (rutilahu) dari program Pemerintah Kota Bekasi.

“Rumah pak Sarmilih memang sudah kami ajukan dan sudah masuk prioritas yang akan dibangun melalui program rutilahu BKM. Lantaran waktunya juga masih lama, akhir ada usulan dari warga agar kami berswadaya membangun rumah ini,” katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang merupakan inisiator bedah rumah, Umam (55) mengatakan, awalnya rumah ini kurang bagus, kurang enak dipandang. Hingga akhirnya dirinya mengajak warga dan jamaah pengajiannya untuk bersama-sama berswadaya membedah rumah tersebut.

“Alhamdulillah setelah kami rembukan, akhirnya kami sepakat untuk membangun rumah pak sarmilih. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk membangkitkan rasa kepedulian antar warga ,” katanya.

Ia, juga berharap, kegiatan seperti ini dapat dijadikan sebagai motivasi dan dapat ditiru oleh warga lain di Kota Bekasi.

“Meskipun sudah ada program rutilahu dari pemerintah. Namun, tidak ada salahnya kalau kita juga ikut berperan dalam membantu program pemerintah tersebut. Kalau masalah dana sih saya rasa bisa darimana saja, yang penting ada niatnya,” jelas Umam yang mengaku menghabiskan sekitar 11 juta untuk membedah rumah dari hasil swadaya.

Umam, berharap, dari kegiatan seperti ini hubungan antar warga dapat semakin erat.

“Harapannya kami dengan kegiatan seperti semakin mempererat hubungan antar warga,” pungkasnya. (adv/kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …