Geger, Ada Mayat di dalam Komplek Pemkot Bekasi

Tubuh korban di dalam selokan Komplek Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (2/2/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

Tubuh korban di dalam selokan Komplek Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (2/2/2018). Foto: Mochamad Yacub Ardiansyah/Gobekasi

PENGHUNI di Komplek Pemerintah Kota Bekasi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria, Jumat (2/2/2018) siang tadi.

Betapa tidak, seorang pembersih taman, Faizal ketika itu hendak membersihkan taman-taman sekitar Komplek Pemerintah Kota Bekasi.

Ketika hendak membersihkan di belakang Masjid pintu utara Pemerintah Kota Bekasi, Faizal melihat tubuh pria di dalam selokan.

“Saya lagi mau nyapu tadi, ngeliat air di selokan kok kaya ada sesuatu, saya deketin ternyata itu mayat,” kata Faizal kepada GoBekasi.co.id.

Faizal tidak memberanikan diri untuk menyentuh mayat tersebut. Ia lantas melaporkan apa yang telah dilihatnya ke Pos Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota. Petugas datang dan langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Subbagian Humas Polres Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, mengatakan jika korban sudah diketahui identitasnya.

“Korban atas nama Suherman (35), merupakan petugas kebersihan di Komplek Pemkot Bekasi,” kata Erna.

Hasil olah TKP, kata Erna, petugas tidak menemukan luka pada jenazah korban. Ia memproyeksikan kalau korban tewas akibat penyakit yang dideritanya.

“Informasi yang kami terima, korban mengidap penyakit epilepsi kalau bahasa kedokteran, atau yang biasa dikenal penyakit ayan, korban kejang dan terjatuh dalam selokan air hingga tewas,” jelasnya.

Sebenarnya, kata Erna, jika penyakit korban kambuh dan tidak tercebur ke dalam selokan air. Diproyeksikan bisa selamat.

“Ini karena kemungkinan korban jatuh ke air dan tidak bisa bernafas, saat ini korban sudah kami bawa ke RSUD Kota Bekasi,” tandansnya. (kub/gob)



loading...

Feeds

Ilutrasi Raperda

DPRD Kota Bekasi Sahkan 6 Perda

DPRD Kota Bekasi resmi mengesahkan rancangan peraturan daerah (Raperda) menjadi peraturan daerah (perda) dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kota …
Belanja di Online Shop Rawan Pelanggaran

48 Mitra Jasa Marga Dapat Dana Pinjaman

SEBANYAK 48 mitra binaan Jasa Marga cabang Jakarta-Cikampek mendapat dana pinjaman hingga Rp750 juta. Dana itu diberikan sebagai penguat usaha …